Karena Corona, Penghapusan UN Jadi Lebih Cepat Setahun

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 24 Mar 2020 12:44 WIB
Ujian Nasional SMK Dimulai Hari Ini

Siswa/i SMKN 29 Jakarta mengikuti  Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Jakarta, Senin (2/4/2018). Ujian nasional (UN) untuk siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) diselenggarakan mulai hari ini, 2 April hingga 5 April 2018. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencatat sebanyak 1.485.302 siswa dari 13.054 SMK mengikuti UN ini.
Foto ilustrasi. (Grandyos Zafna/detikcom)

Namun ternyata, kini UN 2020 ditiadakan usai pandemi Corona menyerang Indonesia. Kemdikbud dan DPR sepakat bahwa UN 2020 ditiadakan demi keamanan dan kesehatan siswa.

"Dari hasil rapat konsultasi DPR dan Kemendikbud, disepakati jika pelaksanaan UN SMP dan SMA ditiadakan untuk melindungi siswa dari COVID-19," ujar Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda dalam keterangannya, seperti dikutip Antara, Selasa (24/3/2020).

Benar saja, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian memutuskan untuk meniadakan UN 2020. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari sistem respons wabah COVID-19.

"Penegasan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas dengan pembahasan Ujian Nasional, Selasa 24 Maret 2020 melalui video conference," kata Juru Bicara Presiden, Fradroel Rachman, dalam keterangan tertulis.

Kemendikbud saat ini tengah mengkaji opsi pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebagai pengganti UN. Kendati demikian, lanjut Huda, opsi tersebut hanya akan diambil jika pihak sekolah mampu menyelenggarakan USBN dalam jaringan (daring).

"Kami sepakat bahwa opsi USBN ini hanya bisa dilakukan jika dilakukan secara daring, karena pada prinsipnya kami tidak ingin ada pengumpulan siswa secara fisik di gedung-gedung sekolah," ujar Syaiful Huda.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3