RI Ekspor 25 Ton Ikan Beku Ke Srilangka

Mega Putra Ratya - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 21:58 WIB
PT Perinus
Foto: istimewa
Jakarta -

Sektor perikanan perlahan-lahan makin menggeliat. Ini membuktikan program yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah berjalan baik.

PT. Perikanan Nusantara (Perinus) Persero mengekspor 25 ton ikan layang biru dalam bentuk Frozen atau beku dari Ambon ke Colombo, Srilanka.

"Ini kali pertama katong kami lakukan ekspor langsung dari Ambon ke Srilanka. Ini juga negara baru tujuan ekspor baru ya," ungkap Branch Manager PT. Perikanan Nusantara (Persero), Minto Yuwono dalam keterangannya, Senin (23/3/2020).

Perusahaan pelat merah milik BUMN ini sejak lama lakukan kegiatan ekspor dan pengolahan bidang perikanan. Khusus untuk ekspor pihaknya mengambil ikan-ikan dari laut Maluku.

Minto mengatakan soal pengiriman dan pencatatan bea cukainya tidak dilakukan di Ambon. Dia menyebut itu semua dilakukan dari pelabuhan di Surabaya. Baru kali ini mereka menjajal rute ekspor baru yang jauh lebih mudah dan efisien.

Kerja sama Bea Cukai dan dinas terkait mengenai pelayanan komoditas perikanan siap ekspor ini mendorong sejumlah eksportir melakukan pengiriman dari sini.

Dia merinci jumlah pendapatan ekspor kali ini mencapai USD 33,350.

"Ini juga upaya untuk menaikan PAD Maluku dan kami kerjasama dengan pemda, pihak karantina dan dinas terkait untuk pengiriman ini," jelas Minto.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea Cukai Maluku, Erwin Situmorang menyampaikan pihaknya sangat mendukung ekpsor langsung perdana ini. Menurutnya, ekspor bernilai devisa sebesar 33.350 USD itu bisa berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) yang diterima Provinsi Maluku dan secara tidak langsung kesejahteraan masyarakat meningkat karena terjadi peningkatan investasi, pertumbuhan ekonomi dan akan terbuka lapangan kerja baru.

"Apalagi ditengah kondisi perekonomian global saat ini, peningkatan ekspor sangat signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah," ungkapnya.

Ekspor ini tentu sejalan dengan target dari KKP. Dimana, KKP menargetkan ekspor di sektor perikanan pada 2020 sebesar USD 6 miliar. Angka ini meningkat dari target ekspor ikan pada tahun ini yang mencapai USD 5,5 miliar.

"Tahun depan targetnya USD 6 miliar. Muah-mudahan bisa tercapai," ujar Direktur Pemasaran KKP, Machmud.

Machmud mengatakan, ada lima komoditas utama ekspor Indonesia yang sejauh ini masih menjadi andalan pemerintah. Diantaranya adalah udang, ikan tuna cangkalang, rajungan kepiting, cumi sotong gurita, dan rumput laut.

"Itu punya kita semua. Share kita juga udah lumayan bagus di dunia," ujarnya.

(ega/mpr)