BPN Rekrut Pejabat Eselon Secara Transparan
Kamis, 08 Des 2005 23:50 WIB
Jakarta - Badan Pertanahan Negara (BPN)akan melakukan rekrutmen pejabat eselon II dan III secara transparan. Proses rekrutmen itu akan melibatkan lembaga independen. Upaya BPN ini dituangkan dalam sebuah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani bersama lembaga kemitraan yang akan melakukan proses rekrutment pejabat eselon II dan III secara transparan di lingkungan BPN.Penandatanganan itu sendiri itu dilakukan oleh kepala BPN Djoyo Winoto dan Direktur Eksekutif Kemitraan HS Dillon. Penandatanganan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Taufik Effendi dan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Bjorn Bloklus, di Kantor BPN Pusat, Jalan Sisingamanagaraja, Jakarta Selatan, Kamis (8/12/2005). "MoU ini suatu hal yang diharapkan oleh keluarga besar BPN termasuk BPN di seluruh Indonesia. Jadi penempatan pegawai dan pejabat di seluruh Indonesia betul-betul berdasarkan atas kesempatan yang sama," jelas Djoyo.Dia mengatakan saat ini di seluruh Indonesia ada sekitar 350 pegawai BPN yang layak untuk menjabat di jabatan eselon II dan sekitar 1500 pegawai berkesempatan menjadi pejabat eselon III. Semuanya ini berhak mengikuti proses seleksi bila ada yang cocok menjadi Kepala Kantor atau pejabat eselon III di pusat dan daerah.Proses rekrutmen yang transparan dan akuntabel ini nantinya akan melibatkan kemitraan yang berpengalaman melakukan rekrutmen di KPK, PEMDA DIY, Kepala Sekolah di Kebumen dan pejabat struktur di Tapanuli Selatan.Rencananya, menurut Djoyo, rekrutmen para pejabatnya ini akan mulai dilakukan akhir bulan Desember ini, dengan dimulainya seleksi di lembaga masing-masing, baru setelah itu diserahkan ke lembaga mitra.Sementara untuk perubahan struktur, kemungkinan BPN akan menambah 1 Deputi, yang tadinya ada 4 Deputi menjadi 5 Deputi, yaitu Deputi Penyelesaian Sengketa Akan Tanah.
(mar/)











































