Komisi A DPRD Sebut Pemprov DKI Setuju Anggarkan Rp 183 M untuk Corona

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 19:43 WIB
Gedung DPRD DKI Jakarta
Foto: DPRD DKI (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengalokasikan biaya tidak terduga (BTT) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 untuk penanganan virus Corona. Ada Rp 183 miliar dari BTT yang dikucurkan untuk penanganan tersebut.

"Sesuai evaluasi Kemendagri, BTT dari APBD DKI 2020 itu sebesar Rp 188 miliar. Informasi dari BPKD, anggaran BTT ini telah digunakan untuk penanganan banjir sebesar Rp 5 miliar bulan lalu, dan sebesar Rp 130 miliar untuk penanganan COVID-19 melalui Dinas Kesehatan. Sisanya masih ada Rp 53 miliar yang bisa digunakan (penanganan Corona) kewilayahan," ucap Mujiyono kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Mujiyono mengaku sudah berkomunikasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah. Saefullah, disebut Mujiyono, telah setuju pemakaian Rp 183 tersebut.

"Terkait dengan permintaan banyak masyarakat melalui kelurahan-kelurahan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di wilayahnya, saya sudah berkoordinasi dengan Pak Sekda dan diputuskan bisa dipenuhi support anggaran untuk kegiatan tersebut dengan memanfaatkan BTT," kata politikus Partai Demokrat itu.

Dengan digunakan BTT Rp 188 miliar, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menghabiskan BTT dalam tahun anggaran 2020.

"Kalau turuti kebutuhan (penanganan) kurang. Paling juga buat (kegiatan penanganan) yang lain nggak kebagian, yang bantuan, seperti BLT (bantuan langsung tunai) yang terdampak Corona," kata Mujiyono.

Pemprov bisa mengambil anggaran penanganan Corona dari pagu anggaran lain. Sehingga, penanganan Corona tidak terganggu.

"Ngambil dari belanja yang tidak prioritas. Pengadaan lahan, kan ada, nanti dipakai buat itu (penanganan Corona) juga. Tapi harus persetujuan minimal pimpinan dewan," ujar Mujiyono.

(gbr/gbr)