Pandemi Corona, Pemerintah Didorong Terbitkan PP Social Distancing

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 12:17 WIB
WHO menyatakan virus corona COVID-19 sebagai pandemi. Pasalnya virus corona telah menyebar ke ratusan negara di dunia, tak terkecuali Indonesia.
Ilustrasi aktivitas warga di tengah pandemi Corona. Pemerintah diminta menerbitkan PP untuk mempertegas kebijakan social distancing. (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Kasus virus Corona (COVID-19) di Indonesia mencapai 514, 48 orang meninggal, dan 29 orang sembuh. Untuk menekan angka penyebaran, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didorong menerbitkan peraturan pemerintah (PP) untuk mempertegas kebijakan pembatasan sosial atau social distancing.

Hal ini disampaikan Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) dalam 9 poin usulan kepada pemerintah terkait pandemi virus Corona (COVID-19). Pernyataan tersebut diteken Ketua Forum Pemred Kemal Gani dan Sekretaris Arifin Asydhad.

"Mendorong Pemerintah membuat kebijakan social distancing yang diperkuat oleh peraturan pemerintah yang mengikat dan berkekuatan hukum. Ini misalnya terhadap acara kerumunan seperti acara pernikahan dan kegiatan ibadah. Jika dimungkinkan pula, pejabat Pemerintah, tokoh masyarakat, dan siapa saja untuk terus menerus meminta seluruh warga masyarakat saling membantu, tidak saling menyalahkan dan melecehkan," bunyi poin nomor 2 sikap Forum Pemred, dalam pernyataan yang diterima detikcom, Senin (23/3/2020).

Pemerintah juga diminta mempertimbangkan kebijakan karantina di daerah-daerah dengan tingkat penyebaran wabah virus Corona (COVID-19) yang tinggi. Untuk itu, pemerintah juga melengkapi aturan karantina dengan dukungan logistik dan dukungan lain yang cukup dan memberikan bantuan sosial untuk warga yang kurang mampu.

"Segera mempertimbangkan pemberlakuan karantina untuk area-area tertentu yang berdasarkan data akurat memang sudah terjadi penyebaran wabah COVID-19 pada tingkat tertentu. Untuk itu Pemerintah juga melengkapi aturan karantina dengan dukungan logistik dan dukungan lain yang cukup dan memberikan bantuan sosial untuk warga yang kurang mampu," tulis poin nomor 3 pernyataan Forum Pemred.

Per hari ini, Jokowi sudah meninjau Wisma Atlet Kemayoran yang akan dipakai sebagai RS darurat penanganan pasien COVID-19. Di samping itu, 150 ribu test kit virus Corona (COVID-19) sudah tiba di Indonesia.

Viral Video Warga Jakarta Tak Takut Corona, Pemerintah?: