Andre Gerindra Cek Kesiapan Bandara Minangkabau Cegah Corona

Jeka Kampai - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 10:53 WIB
Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade mengecek kesiapan Banda Internasional Minangkabau dalam mencegah Corona.
Anggota Komisi VI DPR Andre mengecek kesiapan Banda Internasional Minangkabau dalam mencegah Corona. (Jeka Kampai/detikcom)
Padang -

Anggota Komisi VI DPR RI, Andre, mengecek kesiapan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dalam mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19. Andre menyebut BIM siap mencegah masuknya Corona.

"Saya sudah melihat dan mengecek secara langsung bagaimana Bandara BIM bersiap. Bagaimana kelengkapan alat dan kesiapan petugasnya dalam pendeteksian dini virus Corona," kata Andre kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Bandara menjadi ujung tombak pencegahan berkembangnya virus Corona (COVID-19) melalui udara. Menurut Andre, di Bandara Internasional Minangkabau sudah terdapat alat thermal scanner yang dapat mengecek suhu tubuh penumpang.

"Ada tiga thermal scanner yang sudah dipasang di bandara. Hal ini menunjukkan BIM sudah siap untuk menghadapi kemungkinan masuknya virus Corona," katanya.

Selain thermal scanner, disebutnya, BIM juga sudah menyiapkan ruangan khusus untuk kontrol atau pengecekan bagi penumpang yang terduga terinfeksi Corona.

"Jika ada ditemukan penumpang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat Celsius, dibawa ke ruangan tersebut. SOP-nya sudah ada. Kita apresiasi BIM bahwa mereka sudah punya protokol standar menghadapi ancaman wabah ini," tambah Andre.

Jokowi Sebarkan 105 Ribu APD Untuk Tenaga Medis Corona:

Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Yos Suwagiyono mengatakan, selain thermal scanner, di BIM dipasang thermal gun dan pembatas jaga jarak atau social distance.

"Khusus thermal gun, sudah ada enam unit. Tiga milik Angkasa Pura, 3 lainnya milik Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)," kata Yos kepada Andre.

Dia menyebut persiapan yang telah dilakukan pihaknya merupakan bagian dari tanggung jawab pengelola bandara. Pihaknya memang masih memerlukan banyak thermal gun karena ada terminal baru.

"Namun dengan pengaturan penerbangan yang turun maupun berangkat, hal itu masih bisa terjangkau. Hanya saja sekarang masih terkendala terkait APD dan masker," jelas Yos Suwagiyono.

Selain mengecek kesiapan antisipasi Corona, Andre melihat proses pembangunan perluasan bandara BIM. Andre berjanji akan mengawal proses perluasan tersebut, sehingga target 5,7 juta penumpang setiap tahun bisa tercapai.

(idh/idh)