Video Ramai PKL di Tengah Darurat Corona, Satpol PP DKI: Akan Ditertibkan

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 23 Mar 2020 08:42 WIB
Trotoar seharusnya steril dari pedagang kaki lima (PKL). Namun trotoar di depan Pasar Tanah Abang Blok G dan F ini malah dijadikan lapak para PKL.
Ilustrasi PKL di DKI Jakarta (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin, mengatakan akan menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) yang masih berjualan di trotoar dan menimbulkan keramaian di tengah wabah virus Corona COVID-19. Arifin menyampaikan hal itu saat dimintai tanggapan soal video yang direkam Permadi Arya alias Abu Janda.

Video berdurasi 45 detik itu beredar dan menunjukan pengakuan beberapa warga tak takut tertular virus Corona. Video diawali dengan gambar suasana ramai pedangang PKL yang masih menggelar lapaknya di trotoar. Abu Janda menulis keterangan gambar tersebut, yaitu video diambil di kawasan jalan arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan (Jaksel).

"Sejak ada status Tanggap Darurat COVID-19 dari Pemprov DKI, kami sudah melakukan kegiatan-kegiatan imbauan kepada para pedagang dan masyarakat untuk tetap berada di rumah, kegiatan social distancing, menjaga jarak, tidak datang ke tempat keramaian umum. Satpol PP kecamatan dan kelurahan sudah melakukan itu. Yang belum terjangkau, akan kami jangkau," kata Arifin saat dihubungi, Minggu (22/3/2020) malam.

Arifin menuturkan masyarakat dapat mengadu bila mendapati kegiatan keramaian dengan menghubungi nomor 112. Arifin menerangkan aduan warga akan diteruskan oleh operator 112 ke Satpol PP.

"Sampaikan saja tempatnya di mana, akan saya jangkau ke sana dengan anggota di wilayah. Segala hal yang berkaitan dengan pengaduan masyarakat bisa dilaporkan ke 112. Nanti dari 112 akan bisa meminta Satpol PP melakukan penertiban semacam itu," ucap Arifin.

Dalam video yang beredar, Abu Janda berinteraksi dengan beberapa warga dan bertanya soal wabah Corona.

"Bapak pernah dengar virus Corona?" tanya Abu Janda kepada seorang pria berkaos hijau, seperti dilihat detikcom dari video tersebut.

"Iya, memang kenapa?" jawab si pria tersebut.

"Takut sama virus Corona?" Abu Janda lanjut bertanya.

"Nggak takut. Kenapa mesti takut," jawab pria itu.

Dia lalu menanyakan hal yang sama ke beberapa orang lainnya di kawasan itu. Dan jawaban orang yang ditemui Abu Janda, sama dengan si pria berkaos hijau.

Dampak Corona, Mal Terbesar di Kendari Sepi:

[Gambas:Video 20detik]



(aud/maa)