Pemerintah Berbelasungkawa untuk Tenaga Medis Korban Virus Corona

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Minggu, 22 Mar 2020 16:04 WIB
RS Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu RS rujukan corona. Begini potret kerja tim penanganan Covid-19 di RSUD Andi Makkasau.
Ilustrasi terkait virus Corona (Hasrul Nawir/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah menyampaikan dukacita dan belasungkawa untuk tenaga medis yang meninggal dunia saat merawat pasien virus Corona COVID-19.

"Saya awali bahwa pemerintah menyatakan keprihatinan yang mendalam dan duka sedalam-dalamnya atas beberapa tenaga kesehatan yang terpaksa harus menjadi korban dari penyakit COVID-19," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Minggu (22/3/2020).

Yuri mengatakan pemerintah menghargai dedikasi para tenaga kesehatan di semua lini dalam merawat pasien Corona. Pemerintah menyampaikan belasungkawa dan menghargai pengabdian tenaga kesehatan yang meninggal dunia.

"Pemerintah bersedih untuk ini dan kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Yakinlah bahwa kita berada dalam pengabdian yang benar, profesional, dan kita berikan semuanya untuk kebaikan rakyat kita yang kita cintai ini," ujar Yuri.

Seperti diketahui, sejumlah tenaga medis diduga ikut tertular virus Corona dari pasien yang dirawatnya. Ada tenaga medis yang meninggal dunia karena merawat pasien terkait Corona.

Pemerintah menyebut, per Minggu, 22 Maret 2020, ada 514 kasus positif Corona di Indonesia. Sebanyak 48 pasien meninggal dunia dan 29 sembuh.

(azr/gbr)