Info Haji
2 Riyal untuk Cukur Rambut
Kamis, 08 Des 2005 16:03 WIB
Makkah - Ramainya awal musim haji digunakan juga oleh anak-anak remaja Arab Saudi untuk mencari uang tambahan. Dengan berbekal gunting kecil, mereka menawarkan kepada para jamaah umrah untuk tahallul (mencukur rambut). Mereka mengutip bayaran 2 riyal atau sekitar Rp 5.200. Tentu, 'kreativitas' anak-anak Arab Saudi ini ilegal. Karena itu, mereka beroperasi secara diam-diam agar tidak tepergok oleh petugas keamanan (asykar). Bila tidak hati-hati, anak-anak pemburu riyal itu bisa-bisa diusir oleh petugas keamanan. Meski ilegal, namun jasa anak-anak ini laku keras. Banyak jamaah yang memanfaatkan jasa mereka. Biasanya, jamaah yang memanfaatkan jasa ini karena tidak membawa gunting sendiri. Karena itu, agar tahallul berjalan lancar, sebaiknya di antara jamaah ada yang membawa gunting dan bisa digunakan secara bergantian. Tapi, anak-anak Arab Saudi ini tidak pernah memaksa-maksa membayar. Bila ada jamaah yang memanfaatkan jasanya, tapi tidak membawa uang, mereka pun tidak ngotot untuk menagih. Saat jamaah memberi isyarat tidak memberi uang, anak-anak Arab ini pun tidak mempermasalahkannya. "Halal, halal," kata mereka. Yang agak lucu, anak-anak ini mau saja dikasih uang rupiah. Bila jamaah terpaksa akan membayar uang jasa tahallul ini, namun tidak membawa riyal, maka sang jamaah bisa saja memberi mereka uang dalam rupiah. "Saya kasih Rp 5.000, mereka mau," kata Rahma, salah seorang jamaah asal Indonesia kepada reporter detikcom, Arifin Asydhad di Makkah, Rabu (7/12/2005).Selain anak-anak yang mencari jasa tahallul, di luar sekitar halaman luar Masjidil Haram juga ada beberapa orang yang menjajakan sesuatu. Ada kakek berjenggot putih yang menjual buku, ada juga wanita-wanita berpakaian warna hitam yang menjajakan makanan burung.Entah apa maksudnya makanan burung itu. Bisa jadi, makanan burung itu dijual kepada jamaah Masjidil Haram yang akan memberikan makan kepada burung-burung merpati yang bermain-main di halaman luar masjid. Burung merpati di halamanan Masjidil Haram ini tampak banyak, mungkin ribuan burung.
(nrl/)











































