Wabah Corona Merebak, Ini Langkah Panti Sosial Lindungi Lansia

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Sabtu, 21 Mar 2020 15:08 WIB
Lansia
Foto: shutterstock
Jakarta -

WHO menyebut lansia menjadi golongan yang rentan terinfeksi virus Corona (Covid-19). Untuk itu panti sosial melakukan beberapa langkah preventif penularan Covid-19 di kalangan lansia.

Misalnya Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia 4 yang ada di Cengkareng, Jakarta Barat. Pengurus PSTW mulai membatasi tamu dan pengunjung serta interaksi langsung dengan lansia.

"Pengunjung tidak bisa langsung bertemu lansia. Cukup sampai sini jika ingin menemui atau mengantar sesuatu, nanti ada petugas panti yang memberikan," ujar Abdu Fareza, seorang pegawai PSTW 4, Sabtu (21/3/2020).

"Ada 220 lansia di panti ini. Yang membedakan (dengan PSTW 1, 2, dan 3), di sini 80% lansia dalam kondisi sakit. Sejak ada Corona, kami juga menerapkan work from home, membatasi pengunjung yang keluar masuk, dan interaksi dengan lansia," imbuhnya.

Reza juga mengatakan sejak isu ada Covid-19, waktu olahraga para lansia yang dibina pantinya ditambah. Hal ini dilakukan agar mereka lebih lama mendapat cahaya matahari dan bisa tetap lebih sehat.

Menerima Bantuan Produk Herbal

Pada kesempatan yang sama, PSTW 4 menerima bantuan produk herbal dari PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Bantuan berupa Tolak Angin Cair, Vitamin C1.000, Sari Kunyit, Jahe Wangi, dan Madu Jahe. Lalu ada juga handuk, sarung, kaos hingga mesin cuci.

"Sejak ada isu virus Corona di Indonesia dan Jakarta, baru Sido Muncul yang ikut memberikan bantuan. Apalagi jamu herbal kaya Tolak Angin memang dibutuhkan oleh para lansia," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat berharap dengan bantuan ini, para lansia dapat mengonsumsinya secara rutin, sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi kemungkinan tertular penyakit.

Selain itu, kata Irwan, saat ini Sido Muncul tengah merencanakan bantuan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), masker, dan hand sanitizer serta produk herbal Sido Muncul buat tenaga medis dan lansia di wilayah rawan Corona lainnya.

Irwan juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi membantu pemerintah dengan melakukan social distancing, tetapi tidak lupa bergerak memberikan bantuan.

"Tentu kami mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan imbauan pemerintah untuk menghindari keramaian dan aktivitas apapun di luar rumah. Tapi, berjarak bukan berarti kita tidak bergerak," ujar Irwan.

"Artinya selain menjaga jarak minimal, kita juga harus menggerakkan hati membantu orang-orang yang membutuhkan. Selain lansia, kami akan memperluas bantuan ke berbagai wilayah, mendistribusikan APD kepada orang yang benar-benar membutuhkan," jelas Irwan.

Rapid Test Sudah Dimulai di Jakarta, Segera Digelar se-Indonesia:

(mul/ega)