Ada 3 Positif Corona Baru di Bali, 199 Orang Diminta Isolasi Mandiri

Angga Riza - detikNews
Jumat, 20 Mar 2020 21:45 WIB
Sekda Bali Dewa Made Indra (Angga Riza/detikcom)
Sekda Bali Dewa Made Indra (Angga Riza/detikcom)
Denpasar -

Pemprov Bali mengumumkan ada 3 pasien baru positif COVID-19. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah melacak (contact tracing) 199 orang yang pernah kontak dengan ketiga pasien tersebut.

"Untuk pasien ketiga sudah dilakukan tracing dan ditemukan 171 orang yang pernah kontak dengan yang bersangkutan. Semuanya sudah diambil sampel swab-nya untuk uji laboratorium dengan karantina di rumah masing-masing," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra, kepada wartawan, Jumat (20/3/2020).

Pasien ketiga yang dimaksud Dewa adalah seorang lelaki warga negara Indonesia (WNI) berusia 30 tahun. Sementara dua pasien lainnya ialah laki-laki usia 72 tahun WNA dan laki-laki WNI 39 tahun.

"Jadi untuk 3 orang yang positif terinfeksi tersebut, sudah dilakukan tracing contact sebanyak 199 orang," tambahnya.

Pemprov Bali akan terus menurus memantau 199 orang yang pernah kontak dengan ketiga pasien tersebut. Selain itu, menganjurkan mereka untuk melakukan karantina mandiri sesuai dengan protokol pencegahan COVID-19.

"Semuanya secara terus-menerus dipantau dan diberikan informasi, edukasi terkait pencegahan penularan, melakukan karantina mandiri dan melakukan protokol pencegahan dengan baik," jelas Indra.

Terhadap 199 orang yang pernah kontak tersebut diharapkan bisa menjaga kesehatannya. "Kita berharap 199 orang ini bisa dengan disiplin melakukan karantina mandiri, menjaga kesehatannya demi menghindari kemungkinan penularan," ungkap Indra.

Hari ini diumumkan, pasien positif terjangkit virus Corona (COVID-19) di Bali bertambah menjadi 3 orang. Ketiga pasien tersebut terdiri atas 1 warga negara asing (WNA) dan 2 warga negara Indonesia (WNI).

"Dari 3 orang ini, saya informasikan sebagai berikut, yang pertama adalah laki-laki usia 72 tahun WNA. Kemudian kedua laki-laki 39 (tahun) WNI, yang ketiga laki-laki 30 tahun WNI," jelas Indra.

(jbr/jbr)