Dapat DAU Rp 25 Juta, Auditor BPK Kembaliin US$ 8 Ribu
Kamis, 08 Des 2005 14:53 WIB
Jakarta -
Mantan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Mukhrom As'ad mengaku menerima insentif dari Departemen Agama sebesar Rp 25 juta. Saat kasus Dana Abadi Umat (DAU) mencuat dan Mukhrom turut diperiksa penyidik, dia pun mengembalikan uang sebesar US$ 8.000. Demikian kesaksian yang disampaikan Muhkrom dalam sidang terdakwa mantan Menag Said Agil Husin Al Munawwar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Kamis (8/12/2005). Sidang dipimpin Cicut Sutiarso."Ya saya pernah terima insentif sebesar Rp 25 juta dan uang transpor Rp 5.000 dolar dan US$ 5.200 yang dibagi dua," kata Mukhrom.Namun demikian, Mukhrom mengaku tidak mengetahui sumber dana itu. "Saya nggak tahu dana itu dari mana," ujarnya.Selain insentif, Mukhrom juga mengantongi dana Rp 15 juta sebagai kado pernikahan anaknya. "Saat saya menyelenggarakan resepsi pernikahan anak saya, saya dapat uang sebesar Rp 15 juta sebagai kado dari Direktur Jenderal Bimas Islam Penyelenggaran Haji Taufiq Kamil," ungkap Mukhrom.Tak hanya itu, Mukhrom juga menerima THR pada 2003 sebesar Rp 25 juta. "Saya nggak tahu sumber dananya," tandasnya."Ada yang dikembalikan?" tanya Cicut."Pada saat diperikasa penyidik, saya telah menyerahkan uang sebesar US$ 8.000," jawab Mukhrom.Mukhrom juga mengaku, selama mengaudit DAU dan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji), dia telah menerima dana audit dari Depag. "Ya dapat, tahun 2002 Rp 607 juta, tahun 2003 Rp 472 juta dan tahun 2004 Rp 378 juta. Tetapi untuk tahun 2004 tidak digunakan karena sudah ada dana dari APBN," papar Mukhrom.Cicut bertanya, apakah selama mengaudit, Mukhrom menemukan penyimpangan. "Ya ada, yakni pengeluaran sebesar Rp 407 juta dari DAU untuk penjalanan anggota DPR ke Saudi Arabia," jawab Mukhrom.Menanggapi kesaksian Mukhrom, Said Agil menyatakan, pengeluaran untuk perjalanan anggota DPR bukan dari DAU melainkan dari BPIH yang masuk dalam pos perjalanan dalam dan luar negeri.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































