Catat! Begini Penyesuaian Jadwal LRT Sumsel untuk Antisipasi Corona

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 20 Mar 2020 17:49 WIB
PT KAI menyemprotkan rangkaian kereta LRT untuk mencegah Corona (Raja Adil/detikcom)
PT KAI menyemprotkan rangkaian kereta LRT untuk mencegah Corona. (Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Berbagai upaya dilakukan PT KAI guna mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Selain menyemprotkan disinfektan, PT KAI turut memberlakukan penyesuaian jadwal LRT.

Penyesuaian itu dilakukan PT KAI bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel. Mulai besok, Sabtu (21/3), operasional LRT menjadi 56 perjalanan tiap hari.

"Mulai besok operasional LRT menjadi 56 perjalanan dari normal 74. Dengan begitu, masyarakat masih dapat memanfaatkan LRT Sumsel saat akan beraktivitas," ucap Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Jumat (20/3/2020).

Akibat penyesuaian jadwal, jadwal operasional LRT yang semula pukul 06.00-20.25 WIB berubah menjadi pukul 06.53-18.03 WIB. Penyesuaian jadwal dipastikan bersifat sementara.

"Operasional LRT akan disesuaikan, saat ini operasional mulai pukul 06.53-18.03 WIB. Penyesuaian jadwal sementara ini kami lakukan sebagai salah satu langkah antisipasi pencegahan penyebaran Virus Corona, mendukung kebijakan pemerintah terkait social distancing," kata Aida.

Tidak hanya itu, untuk stasiun kereta penumpang jarak jauh, baik dari Kertapati maupun Lubuk Linggau, dan 13 stasiun LRT telah dibuat marka-marka. Terutama untuk social distancing di antrean boarding, check-in mandiri, tempat duduk ruang tunggu.

"Termasuk loket, pintu masuk dan lift. Ini sangat berharga sekali untuk mencegah penyebaran virus. Selain di stasiun, social distancing juga dilakukan di dalam kereta LRT dengan memberikan jarak tempat duduk hingga ke pegangan tangan antar penumpang," katanya.

Sebelumnya, langkah-langkah pencegahan COVID-19 telah dilakukan oleh PT KAI Divre III dengan melakukan penyemprotan dan pencucian kereta. Termasuk di stasiun kereta jarak jauh dan LRT menggunakan disinfektan.

PT KAI menyemprotkan rangkaian kereta LRT untuk mencegah Corona. (Raja Adil/detikcom)

Selain itu, aturan protokol pencegahan bagi penumpang yang sedang sakit untuk tidak melakukan perjalanan. Sedangkan apabila ada penumpang yang suhu tubuhnya 38 derajat Celsius atau lebih, tidak diperbolehkan berangkat dan diarahkan untuk memeriksakan diri ke pos kesehatan.

"Mari bersama-sama dengan PT KAI lawan Corona dengan pola hidup sehat dan juga menjaga kebersihan tangan karena sudah disediakan hand sanitizer serta tempat cuci tangan di setiap stasiun," tutupnya.

(ras/jbr)