MUI DKI Imbau Warga Taati Aturan Salat di Rumah

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 17:11 WIB
Ketua MUI DKI Jakarta KH Munahar Muchtar
Foto: dok. MUI DKI Jakarta
Jakarta -

Ketua MUI DKI Jakarta Munahar Muktar mengimbau warga Jakarta menghormati keputusan Pemprov DKI Jakarta terkait penyetopan salat Jumat. MUI menilai saat ini situasi Jakarta sudah darurat virus Corona (COVID-19).

"Kepada Saudara-saudara, khususnya umat Islam yang ada di Jakarta, karena saat ini Jakarta dalam kondisi darurat, dengan terjadinya penyebaran virus Corona yang sudah amat dahsyat, karena itu sesuai fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 bahwa untuk pelaksanaan ibadah secara berjemaah, untuk saat ini diharapkan agar supaya melaksanakan di kediaman masing-masing," kata Munahar saat konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020).

Munahar meminta masyarakat bertawakal. Dia juga mendoakan warga Jakarta selamat dari virus Corona. Untuk diketahui, saat ini jumlah pasien positif Corona di Jakarta sudah menyentuh angka 210.


"Kita bertawakal pada Allah memang dari segala musibah yang ada, namun ikhtiar adalah merupakan kewajiban kita, maka pemerintah Kota DKI Jakarta berharap ke kita agar supaya kita aman, dan selamat dari keadaan yang sangat mengkhawatirkan," jelasnya.

Dia juga mengimbau seluruh ulama dan tokoh agama lain memberi edukasi ke masyarakat agar mengerti akan situasi saat ini. Dia juga meminta majelis taklim di Jakarta menunda acara-acara yang bersifat keramaian.

"Atas nama MUI Provinsi DKI kepada seluruh umat Islam yang ada, para tokoh, para ulama, agar supaya menunda setiap kegiatan-kegiatan yang sifatnya jamaah, baik di masjid, di majelis taklim, dan tempat-tempat lainnya, dalam rangka menjaga warga Jakarta, dan agar supaya kita diselamatkan oleh Allah SWT," tegasnya.


Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyepakati kegiatan keagamaan yang sifatnya berkumpul untuk ditunda. Penundaan itu terjadi hingga dua minggu ke depan.

"Kita menyepakati tadi bahwa kegiatan peribadatan yang diselenggarakan secara bersama-sama di rumah ibadah kita menyepakati untuk ditunda hingga kondisi memungkinkan. Untuk sementara waktu kita lakukan selama dua pekan ke depan. Nanti kita pantau kondisinya dua minggu lagi," kata Anies saat konferensi pers.

(zap/aud)