Hadirkan Skema Pendapatan Bantuan COVID-19, Gojek yang Terdepan

Inkana Putri - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 15:10 WIB
Gojek
Foto: Gojek
Jakarta -

Semakin maraknya penyebaran #COVID-19 membuat berbagai pihak melakukan langkah preventif pencegahan COVID-19. #Gojek menjadi perusahaan on-demand pertama di Indonesia yang memberikan skema bantuan pendapatan bagi para mitranya yang terdiagnosa COVID-19.

"Periode ini sangat menantang bagi kita semua, termasuk mitra driver kami. Oleh karena itu, apabila ada mitra driver kami yang terdiagnosa COVID-19, Gojek memberikan pendapatan selama 14 hari dan menghentikan cicilan yang berjalan seperti asuransi, cicilan kendaraan, dan lainnya kepada mitra kami sampai mereka dapat aktif kembali," kata Co-CEO Gojek Indonesia Kevin Aluwi dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2020).

Gojek juga memastikan keamanan mitra dan pelanggan dengan menonaktifkan sementara akun mitra driver yang terinfeksi COVID-19, hingga adanya konfirmasi dari tes kesehatan yang dilakukan pemerintah.

"Lebih dari itu, secara aktif kami menggandeng berbagai pihak dari sektor publik dan swasta untuk mendapatkan suplai berbagai barang dan kebutuhan yang dapat membantu mitra driver kami untuk tetap sehat dan aman dari risiko COVID-19," jelas Kevin.

Langkah lain yang dilakukan #Go-jek adalah dengan sosialisasi informasi tentang virus #Corona seperti edukasi tentang cara pencegahan, dan imbauan untuk menjaga kesehatan. Hal tersebut dilakukan dengan memanfaatkan fitur in-app notification.

"Berbagai media juga digunakan Gojek untuk edukasi, mengkampanyekan praktik-praktik hidup sehat serta meningkatkan kewaspadaan pencegahan penyebaran #virus Corona, diantaranya melalui notifikasi di aplikasi Gojek yang dikirimkan secara berkala kepada mitra dan pengguna layanan Gojek," ungkap Kevin.

Upaya pencegahan lain yang dilakukan Gojek yaitu dengan membagikan ribuan masker kepada mitra dan masyarakat di Bandara Soekarno Hatta Februari lalu. Bagi pihak #karyawan Gojek, berbagai inisiatif seperti pengukuran suhu, memberikan training COVID-19, dan memberlakukan Work From Home (WFH) sebagai imbauan dari pemerintah juga sudah dilakukan.

Di tengah situasi social distancing, Gojek mengapresiasi para mitra yang tetap mengedepankan aspek keamanan dan siap berada di garda terdepan untuk menyediakan makanan, layanan dan transportasi sehingga semua tetap dapat menjalani kehidupan senormal mungkin.

"Gojek berupaya untuk tetap membuat masyarakat menjalani kehidupan senormal mungkin di tengah tantangan COVID-19, termasuk para mitra di ekosistem kami," ungkap Kevin.

Di tengah isu #CoronaVirus, Gojek terus memaksimalkan teknologi untuk bekerja secara produktif dan memastikan ketersediaan layanan Gojek kepada para pengguna melalui fitur GoFood tanpa bersentuhan (contactless delivery). Upaya-upaya tersebut tentunya bisa terlaksana karena adanya semangat "Gotong Royong" yang nyata dari seluruh pihak terkait, termasuk masyarakat dan pelanggan Gojek yang secara sukarela mengisolasi diri mereka di rumah.

Menurut Gojek yang terpenting di saat-saat seperti ini adalah untuk menjaga jarak sosial atau melakukan social distancing, memelihara gaya hidup sehat, serta tetap menjaga produktivitas masyarakat luas serta mitra.

Jokowi Ingin Tenaga Medis Corona Diberi Perlindungan dan Insentif:

[Gambas:Video 20detik]



(mul/mpr)