Beres UNBK di Tengah Wabah Corona, Siswa SMK di Makassar Konvoi Jalanan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 14:12 WIB
Sejumlah siswa XII SMK konvoi setelah selesai mengikuti UNBK (Noval Dhwinuari/detikcom)
Sejumlah siswa XII SMK berkonvoi setelah selesai mengikuti UNBK. (Noval Dhwinuari/detikcom)
Makassar -

Sejumlah provinsi di Indonesia menunda pelaksanaan UNBK bagi siswa kelas XII SMA/SMK karena virus Corona (COVID-19). Namun siswa di Kota Makassar yang mengikuti UNBK melakukan konvoi motor usai melewati seluruh proses ujian.

Seperti yang terpantau di Jalan Racing Center, Kota Makassar, Kamis (19/3/2020), pukul 14.00 Wita, seketika jalanan menjadi ramai oleh konvoi motor siswa kelas XII SMK yang telah selesai mengikuti UNBK.

Suasana seketika menjadi bising oleh suara knalpot racing dan klakson motor. Para siswa merayakan selesainya UNBK dengan membunyikan klakson dan menggeber-geber knalpot.

Baju sekolah yang dikenakan telah dicoret dengan cat semprot hingga spidol. Bahkan ada sejumlah siswa yang berdiri di atas motor saat konvoi berlangsung.

Konvoi siswa SMK ini sontak membuat lalu lintas di sekitarnya padat. Pasalnya, banyak kendaraan yang diminta menepi saat mereka melintas.

Konvoi siswa ini terus berlanjut hingga ke Jalan Perintis Kemerdekaan. Lalin di lokasi tersebut pun sempat padat.

Sejumlah siswa XII SMK berkonvoi setelah selesai mengikuti UNBK. (Noval Dhwinuari/detikcom)

Padahal, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pada Rabu (18/3) lalu telah meminta para siswa yang mengikuti UNBK langsung pulang ke rumah setelah ujian selesai. Siswa diminta berdiam diri di rumah untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

"Kita berharap anak-anak kita setelah kembali (dari UNBK) itu mengurung diri di rumah dan tidak ke mana-mana supaya kita bisa menghindari penyebaran COVID-19 ini," kata Nurdin saat meninjau UNBK di SMK 6 Makassar, Rabu (18/3) lalu.

"Saya minta, selesai ujian kembali ke rumah, tidak ke mana-mana lagi. Ya syukur-syukur kita ini bisa menyelenggarakan UNBK, sementara 4 provinsi di Jawa kan mereka liburkan karena bencana nasional COVID-19 ini," tegasnya lagi.

Persatuan Perawat Indonesia Tuntut Permintaan Maaf Dirjen P2P Kemenkes:

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/jbr)