Ustaz Das'ad Latif Imbau Umat Ikuti Fatwa MUI, Sementara Sholat di Rumah Saja

Niken Widya Yunita - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 13:26 WIB
Video ceramah Ustaz Dasad Latif yang berjudul Panitia Hari Kiamat menjadi viral di media sosial. Sang ustaz diketahui berasal dari Sulawesi Selatan.
Foto: dok. Pribadi/Ustaz Das'ad Latif Imbau Umat Ikuti Fatwa MUI, Sementara Sholat di Rumah Saja
Jakarta -

Ustaz Das'ad Latif mengimbau masyarakat untuk sementara waktu sholat dan beribadah di rumah. Sebab di rumah pun bisa melaksanakan sholat jamaah bersama keluarga. Ini sesuai dengan imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar umat Islam untuk sementara waktu sholat di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Karena ketahuilah bahwa ibadah apabila mengancam jiwa kita, mengancam keselamatan jiwa kita seperti sholat Jumat misalnya apabila berkumpul di suatu tempat dan terancam akan beredar virus maka Allah akan memberikan alternatif, memberikan keringanan," ujar Ustaz Das'ad dalam sebuah video yang diterima detikcom Kamis (19/3/2020).


Menurut Ustaz Das'ad, boleh ditiadakan sholat Jumat, boleh ditangguhkan sholat Jumat di waktu yang akan datang dan kita menggantinya dengan sholat zuhur. Hal ini untuk mengantisipasi penyebarluasan virus corona.


"Karena ini adalah masalah pandemi yang tentunya kita seluruh bangsa harus mengambil bagian-bagian dalam mengantisipasi. Dan semoga Allah SWT memberikan jalan yang benar, menunjukkan jalan yang baik dalam menanggulangi masalah virus corona ini," ucapnya.


Pria yang lahir pada 21 Desember 1973, di Makassar, Sulawesi Selatan, ini berpesan kepada para pengusaha agar jangan mengambil keuntungan dari misalnya langkanya masker. Dia meminta pengusaha jangan ada yang menimbun masker dan menjual masker dengan mengambil keuntungan yang tidak masuk akal.


"Betapa Allah murka kepada Anda yang pengusaha tapi memanfaatkan penderitaan sesama anak bangsa," kata Ustaz Das'ad.


Ustaz Das'ad juga meminta seluruh masyarakat Indonesia mengikuti anjuran pemerintah dan badan kesehatan dunia atau WHO untuk mengisolasi diri.


"Jangan ada di antara kita yang merasa diri ini hebat, merasa diri takabur, sehingga tidak mengikuti anjuran pemerintah. Tinggalah di rumah, isolasi diri Anda. Semakin kita berkeliaran di jalan raya, maka semakin ada peluang virus ini menyebar ke seluruh rakyat Indonesia," tuturnya.


Berikut isi lengkap pernyataan Ustaz Das'ad soal sholat:


Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh


Alhamdulillah solawat dan salam kepada Rasullah sallallahu alaihi wasallam. 3 Bulan terakhir dunia dicemaskan oleh sebuah virus, virus corona.


Dunia dihebohkan, bahkan sudah ratusan jiwa yang meninggal dunia dengan virus ini. Indonesia pun akhirnya cemas. Pemerintah harus mengambil tindakan yang konkret untuk menyelamatkan seluruh rakyat Indonesia dari virus ini, (dari) Sabang sampai Marauke.

Seluruh masyarakat Indonesia harus bersatu padu, Negara Kesaturan Republik Indonesia, pemerintahnya, rakyatnya, aparatnya, seluruhnya harus mengambil bagian dalam menyelesaikan kasus ini.


Pemerintah sesuai amanat konstitusi, pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 dijelaskan bahwa negara harus melindungi rakyat Indonesia, seluruh tumpah darah Indonesia. Maka negara harus hadir dalam masalah ini. Paling tidak, memberikan informasi yang akurat. Ini bencana nasional, yang mengancam jiwa raga bangsa Indonesia. Maka kita harus menepis semua kepentingan pribadi, golongan, partai, dan sejenisnya demi menyelamatkan seluruh rakyat Indonesia.


Kepada para pengusaha, kami berharap jangan mengambil keuntungan dalam kasus ini. Jangan mengambil manfaat dari kasus ini. Jangan sampai ada yang menimbun masker, ada yang menjual kepentingan-kepentingan kesehatan untuk menghadapi masalah ini dengan mengambil keuntungan yang tidak masuk akal.


Saudaraku, Allah telah memberikan kita peluang kerja, cari nafkah di Indonesia ini. Silakan cari nafkah tapi jangan memanfaatkan masalah besar ini untuk kepentingan diri, perusahaan, dan golongan.


Betapa Allah murka kepada Anda yang pengusaha tapi memanfaatkan penderitaan sesama anak bangsa. Kepada seluruh rakyat Indonesia, mari ikuti anjuran pemerintah, mari ikuti anjuran badan kesehatan dunia WHO untuk mengisolasi diri. Jangan ada diantara kita yang merasa diri ini hebat, merasa diri takabur, sehingga tidak mengikuti anjuran pemerintah.


Tinggalah di rumah, isolasi diri Anda. Semakin kita berkeliaran di jalan raya, maka semakin ada peluang virus ini menyebar ke seluruh rakyat Indonesia. Kalau Anda ingin menyelamatkan rakyat Indonesia, terutama diri Anda, diamlah di rumah, jangan kemana-mana untuk sementara waktu. Bekerjalah di rumah seperti anjuran pemerintah untuk membatasi penyebaran virus ini yang semakin tak terkendali. Semua kita anak bangsa, harus mengambil bagian dalam masalah ini.


Saat ini majelis ulama Indonesia sudah mengeluarkan fatwa. Untuk sementara waktu, kita sholat https://www.detik.com/tag/sholat di rumah, kita bisa beribadah di rumah. Sholat jamaah pun bisa dilakukan di rumah. Karena ketahuilah bahwa ibadah apabila mengancam jiwa kita, mengancam keselamatan jiwa kita seperti sholat Jumat misalnya apabila berkumpul di suatu tempat dan terancam akan beredar virus maka Allah akan memberikan alternatif, memberikan keringanan, boleh ditiadakan sholat Jumat, boleh ditangguhkan sholat jumat di waktu yang akan datang dan kita menggantinya dengan sholat zuhur. Mari mengambil bagian pada pengantisipasian pemberantasan penyebarluasan virus ini karena ini adalah masalah pandemi yang tentunya kita seluruh bangsa harus mengambil bagian-bagian dalam mengantisipasi. Dan semoga Allah SWT memberikan jalan yang benar, menunjukkan jalan yang baik dalam menanggulangi masalah virus corona ini.


Allah jualah yang menjadi tempat buat kita memohon bantuan dan pertolongan. Laa haula walaaquwwata illaabillah, tiada daya dan kekuatan kecuali datangnya dari Allah SWT. Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh.

Simak video imbauan ustaz Das'ad Latif di bawah ini.

[Gambas:Video 20detik]



(nwy/erd)