Ngaku Dirampok, Pemuda Tangan Terikat di Sungai Aceh Ternyata Cuma Rekayasa

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 08:05 WIB
Kahar Muzakar ditemukan dengan tangan terikat di sungai Aceh.
Foto: Kahar Muzakar ditemukan dengan tangan terikat di sungai Aceh. (dok Polsek Peurelak Polres Aceh Timur)
Aceh Timur -

Kasus seorang pemuda di Aceh Timur, Aceh, KM (24) yang ditemukan di bawah jembatan Desa Seuneubok Pidie, kabupaten setempat dengan kondisi tangan terikat akhirnya terbongkar. KM membuat skenario seolah-olah dirinya dirampok.

"Dari hasil penyelidikan berdasarkan hasil interogasi terhadap korban dan saksi-saksi, kejadian tersebut merupakan rekayasa," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Agus Sarjito saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (19/3/2020).


Agus mengungkap, sebelum kejadian KM keluar dari kontrakan temannya di Langsa, Aceh pada Minggu (15/3) sekitar pukul 23.00 WIB. Dia meminjam uang temannya sebesar Rp 1 juta dengan alasan untuk biaya pulang ke rumah di Banda Aceh.

Tak lama berselang, KM diantar oleh temannya ke Simpang Empat Langsa. Namun setelah temannya pulang, KM menuju lapangan Merdeka Kota Langsa. Di sana dia menjumpai seorang kawannya yang lain dan membayar utang sebesar Rp 700 ribu.

KM kemudian menginap di sebuah musala di sana. Esok malamnya, Senin (16/3) sekitar pukul 23.00 WIB, KM menuju Simpang Komodor, Langsa dengan menumpang becak. Di tengah jalan, dia berubah pikiran sehingga turun di Masjid Alue Nireh di Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.

"Ketika berada masjid itulah yang bersangkutan kepikiran akan membuat rekayasa supaya yang bersangkutan menjadi korban perampokan dengan kekerasan," jelas Agus.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2