Penggugat Tak Hadir, Hakim Gugurkan Gugatan Dana Hibah-Bansos Cilegon

M Iqbal - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 18:21 WIB
Dana Hibah dan Bansos Cilegon Digugat Warga
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom
Serang -

Majelis hakim Pengadilan Negeri Serang menggugurkan gugatan dana hibah-bansos yang dilayangkan ke PN Serang oleh Muhammad Kholid. Majelis hakim yang diketuai Maria Sitabalok menggugurkan gugatan itu karena penggugat tak hadir.

"Berhubung saudara penggugat tidak hadir, maka gugatan ini digugurkan. Ketidakhadirannya juga tanpa alasan ataupun keterangan jelas. Padahal pemanggilan sudah kami sampaikan, namun tidak ada jawaban ataupun itikad baik dari saudara penggugat," kata Maria kepada wartawan, Rabu (18/3/2020).

Gugatan dana hibah-bansos Cilegon itu dilayangkan pada Selasa tanggal 3 Maret 2020, oleh warga Cilegon. Sejumlah nama dan organisasi yang dianggap menerima hibah-bansos karena rawan terdapat unsur conflic of interest dan nepotisme.

Dalam laporannya Kholid menyebutkan, bahwa hibah bansos yang baru akan atau sudah digelontorkan, kepada beberapa organisasi diduga akan digunakan untuk kepentingan pemenangan bakal calon petahana pada Pemilukada Kota Cilegon 2020.

Dalam gugatan dengan daftar perkara no register : 34/Pdt.G/2020/PN Srg, Tanggal 3 Maret 2020 tersebut, Muhammad Kholid menyertakan sepuluh nama para tergugat antara lain, Rizki Khairul Ikhwan Ketua DPD KNPI Cilegon sebagai tergugat I, tergugat II H. Budi Mulyadi, tergugat III Hj. Ratu Ati Marliati, tergugat IV Ety Kurniawati Ketua Himpaudi Kota Cilegon, tergugat V H. Sahruji Ketua Kadin Kota Cilegon, tergugat VI Hj. Amalia Ketua Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT), tergugat VII H. Dimyati S. Abubakar, tergugat VIII H. Ati Marliati, tergugat IX Kusmani, dan tergugat ke X H. Wandi Wahyudin.

Selanjutnya
Halaman
1 2