Pemprov Sumbar Siapkan Lab Uji Corona, Andre Minta Menkes Beri Izin

Jeka Kampai - detikNews
Rabu, 18 Mar 2020 09:02 WIB
Rektorat Universitas Andalas (Unand) Padang
Universitas Andalas (Foto: Dok. Istimewa)
Padang -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menyiapkan laboratorium khusus untuk menguji sampel darah pasien suspect virus Corona (COVID-19) di Universitas Andalas. Anggota DPR dapil Sumatera Barat Andre Rosiade meminta pemerintah memberi izin agar lab tersebut bisa menguji spesimen pasien terkait Corona.

"Sekarang belum ada izin dari Kemenkes. Kita minta agar pemerintah bisa memberikan izinnya," kata Andre Rosiade kepada wartawan, Selasa (17/3/2020).

Andre juga mengusulkan agar setiap provinsi bisa memiliki laboratorium uji sampel pasien virus Corona, sehingga prosesnya bisa lebih cepat. Laboratorium uji yang dimiliki masing-masing provinsi itu, kata Andra, juga harus sesuai dengan standar Kemenkes.

Permintaan izin dan usulan itu juga dicuitkan politikus Partai Gerindra tersebut melalui akun Twitter pribadinya. Laboratorium uji di setiap provinsi itu, menurutnya, bisa lebih cepat melakukan pengujian sehingga bisa menangani wabah.

"Pak Presiden @Jokowi dan Menteri Kesehatan dr Terawan. Saya usulkan agar setiap provinsi ada Laboratorium pengujian spesimen Corona. Agar wabah ini cepat ditanggulangi. Untuk Provinsi Sumbar, saya usulkan Lab UNAND bisa dijadikan salah satu lab rujukan," cuit Andre.

Selama ini, pengujian sampel pasien COVID-19 untuk Sumatera Barat dilakukan Litbangkes Kemenkes RI di Jakarta. Untuk mengetahui hasil pengujian tersebut, harus menunggu berhari-hari.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan laboratorium khusus untuk menguji sampel darah pasien suspect virus Corona (COVID-19). Hal itu dilakukan agar uji sampel darah itu tidak perlu dikirimkan dulu ke laboratorium Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyatakan laboratorium yang disiapkan itu nantinya di bawah kendali Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Padang. Menurutnya, hasil uji sampel yang dites di laboratorium ini nantinya diklaim akan keluar dalam 1x24 jam.

"Hari ini kita putuskan, dari Fakultas Kedokteran Unand siap. Kalau sampelnya dikirim ke Jakarta, itu cukup lama. Jadi, kita uji disini. Seluruh fasilitas laboratorium sudah cukup. Hanya, tinggal menunggu alat reagennya. Kalau sudah ada, bisa segera dioperasionalkan," kata Nasrul Abit seusai pertemuan khusus di Rumah Sakit Unand di kampus Limau Manis, Padang, Selasa (17/3).

Selain diperuntukkan buat uji sampel COVID-19, laboratorium ini nanti juga bisa dimanfaatkan untuk meracik hand sanitizer guna mengatasi kelangkaan hand sanitizer di Sumatera Barat.

Simak video 49 TKA Asal China yang Mendarat di Bandara Haluoleo Jalani Karantina:

[Gambas:Video 20detik]



(azr/azr)