Pandemi Virus Corona, MUI Minta Perbanyak Dzikir dan Qunut Nazilah

Rosmha Widiyani - detikNews
Selasa, 17 Mar 2020 14:07 WIB
ilustrasi berdoa
Foto: iStock/Pandemi Virus Corona, MUI Minta Perbanyak Dzikir dan Qunut Nazilah
Jakarta -

Pandemi virus corona yang dihadapi seluruh dunia masih terus menunjukkan peningkatan kasus. Beberapa pasien melaporkan sudah sembuh dan sehat, namun kasus yang lain berakhir dengan kematian.

Hingga kini belum ada obat spesifik menghadapi virus corona yang punya gejala mirip flu. Usaha pencegahan menjadi andalan menghadapi kasus infeksi virus corona atau COVID-19, termasuk meningkatkan ibadah.

"Umat Islam agar semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah, taubat, istighfar, dzikir," tulis Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah Dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19, yang dikirim Sekretaris Komisi Fatwa MUI Dr Asrorun Ni'am Sholeh yang diterima detikcom.

Berikut ibadah lain yang bisa dilakukan sebagai usaha mencegah virus corona,

A. Memperbanyak sedekah dan sholawat

Sedekah dan sholawat adalah bentuk ibadah dan amal yang disukai Allah SWT. Semakin sering seorang hamba beribadah maka makin dekat dia dengan Allah SWT. Kedekatan hamba dan Allah SWT inilah yang memungkinkan perlindungan dari segala bahaya, termasuk infeksi virus corona atau COVID-19.

Memperbanyak sedakah dan sholawat harus disertai usaha pencegahan, sesuai saran pemerintah untuk menghadapi virus corona. Pencegahan meliputi cuci tangan, pakai masker, dan menerapkan pola hidup bersih serta sehat.

B. Membaca doa qunut nazilah

MUI menyarankan membaca doa qunut nazilah di setiap sholat fardhu, yang dilaksanakan lima kali sehari. Qunut nazilah dibaca imam yang kemudian diaminkan makmum. Membaca doa qunut nazilah bisa dilakukan kurang dari 30 hari, sesuai harapan yang dimohon muslim pada Allah SWT.

Berikut bacaan doa qunut nazilah,

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ

اَللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلَ الْكِتَابِ الَّذِيْنَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَائَكَ

اَللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمِهِمْ وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِيْ لاَ تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِيْنَ

Arab latin:

Allâhummaghfir lilmuminina wal muminât, wal muslimina wal muslimât, wa allif bayna qulübihim, wa aslih dhâta baynihim, wansurhum alâ aduwwika wa ala aduwwihim

Allâhummal an kafarata ahlil kitâbil-ladhina yukadh-dhibüna rusulak, wa yuqâtiluna awliyâ-ak

Allâhumma khâlif bayna kalimati-him, wazaizil aqdãmahum wa anzil bihim basakal ladhi lâ tarudduhu anil qawmil mujrimin.

Artinya:

Ya Allah ! Ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Persatukanlah hati mereka. Perbaikilah hubungan di antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka

Ya Allah! Laknatlah orang-orang kafir ahli kitab (yahudi dan nashrani) yang senantiasa menghalangi jalan-Mu, mendustakan rasul-rasul-Mu, dan memerangi wali-wali-Mu

Ya Allah! Cerai beraikanlah persatuan dan kesatuan mereka. Goyahkanlah langkah-langkah mereka, dan turunkanlah atas mereka siksa-Mu yang tidak akan Engkau jauhkan dari kaum yang berbuat jahat

C. Membaca doa tolak bala atau doa daf'u al-bala'

Doa tolak bala atau doa daf'u al-bala' atau tolak bala bisa dibaca supaya mendapat perlindungan dari Allah SWT. Hanya atas izin Allah SWT, keselamatan bisa diberikan dari seluruh musibah dan bahay termasuk pandemu virus corona.

Berikut doa tolak bala yang bisa dibaca kaum muslim untuk seluruh masyarakat Indonesia agar terhindari dari virus corona

1. Doa tolak bala sesuai riwayat Imam Tirmidzi

اَلْـحَمْدُ لل الَّذِي عَافَانِي مِـمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِـمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang memberikan keselamatan kepadaku dari bala' yang telah menimpamu serta Ia telah memberikan anugerah kepadaku atas kebanyakan makhluk yang telah Ia ciptakan."

2. Doa tolak bala sesuai riwayat Abu Daud dan Tirmidzi

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat). Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui)."

3. Doa tolak bala sesuai riwayat Sa'ad bin Abi Waqash

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِـمِينَ

artinya: "Ya Allah,Tiada yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya saya adalah termasuk orang-orang yang zhalim."

4. Doa tolak bala yang sering dibaca saat sholat berjamaah

اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَاوَعَذَابَ الآخِرَةِ،غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Allāhummaftah lanā abwābal khair, wa abwābal barakah, wa abwāban ni'mah, wa abwābar rizqi, wa abwābal quwwah, wa abwābas shihhah, wa abwābas salāmah, wa wa abwābal 'āfiyah, wa abwābal jannah. Allāhumma 'āfinā min kulli balā'id duniyā wa 'adzābil ākhirah, washrif 'annā bi haqqil Qur'ānil 'azhīm wa nabiiyikal karīm syarrad duniyā wa 'adzābal ākhirah. Ghafarallāhu lanā wa lahum bi rahmatika yā arhamar rāhimīn. Subhāna rabbika rabbil 'izzati 'an mā yashifūn, wa salāmun 'alal mursalīn, walhamdulillāhi rabbil 'ālamīn

Artinya: "Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga. Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al Quran yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai, zat yang maha pengasih. Maha suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam."

(row/erd)