Jalal Si "Jenderal Bintang Lima" Masih Misterius

Jalal Si "Jenderal Bintang Lima" Masih Misterius

- detikNews
Rabu, 07 Des 2005 18:20 WIB
Jakarta - Setelah rumahnya digerebek polisi dan anggota TNI pada Rabu (30/11/2005) lalu, Sultan Ian Abdul Jalal makin tertutup. Keinginan polisi untuk memeriksa tidak ditanggapi si "Jenderal Bintang Lima" ini. Bahkan surat panggilan dari aparat kepolisian ditolaknya.Demikian juga warga sekitar yang akan bertemu dengannya diseleksi ketat pengawal yang menjaga rumahnya. Ketika detikcom menyambangi rumah di Jalan Al Falah, Cikaret, RT 02/08 Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, malah diusir oleh seorang pemuda asal Maluku. "Pergi, tidak ada yang boleh masuk. Tidak ada wawancara," hardik pemuda berkulit gelap ini, Rabu (7/12/2005).Rumah Jalal memang berada di tengah kampung. Pagar rumahnya selalu tertutup rapat. Demikian juga pagar bagian depan tertutup, sehingga tidak bisa diketahui kegiatan di pekarangan rumah seluas 300 meter persegi tersebut.Kapolsek Cibinong AKP Iqbal Irsyad mengaku kesulitan mengidentifikasi Jalal. Keluarga tersebut sangat tertutup dan tidak mau didekati secara informal maupun formal."Kita sudah melayangkan surat pemanggilan pertama kepada Jalal. Tetapi menurut informasi anak buah di lapangan, dia tidak mau menerima surat dari mana pun. Itu hak dia, tetapi setelah dua kali surat pemanggilan, dia harus datang. Kalau tidak, kita tahan paksa," kata AKP Iqbal Irsyad saat ditemui detikcom di Mapolsek Cibinong, Jalan Kayumanis, Cibinong.Meski Jalal menolak diperiksa, namun para pengawalnya sudah diperiksa polisi. Mereka mengaku menjadi pengawal sebagai balas budi kepada Jalal karena sudah dijadikan anak angkat. Para pengawal ini mengaku tidak mau orangtua angkatnya diganggu oleh orang lain, termasuk polisi. Sementara itu berdasarkan penjelasan Sabeni, Ketua RT 02/08 Kelurahan Harapan Jaya, Jalal dikenal warga sekitar sebagai orang yang memang menutup diri dan tidak pernah ikut kegiatan RT. Demikian juga keterangan Ny Diah, pemilik rumah yang dikontrak Jalal, tidak begitu mengenal pria yang selalu mengaku sebagai pensiunan jenderal bintang lima dari Kopassus Magelang ini. Padahal Kopassus yang terdekat di daerah itu hanya ada di Kartosuro, Solo."Sewaktu mau ngontrak, ia hanya mengaku pensiunan Jenderal Kopassus dan butuh tempat istirahat," kata Diah. Menurutnya, rumah tersebut dikontrak senilai Rp 9,5 juta untuk dua tahun. (jon/)


Berita Terkait