KLHK Tangkap 7 Pelaku Illegal Logging di Sumsel dan Jambi, Cukong Dikejar

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 22:54 WIB
KLHK ungkap illegal logging di Sumsel dan Jambi. Tujuh orang dan sediktinya sembilan truk ditahan. KLHK targetkan pengusutan hingga ke pemodal atau cukong (dok. KLHK)
Foto: KLHK ungkap illegal logging di Sumsel dan Jambi (dok. KLHK)

"Selanjutnya tim kami menyegel kawasan CV WGL. Sedangkan penanggung jawab CV WGL berinisial E melarikan diri. Kami menduga E adalah pemilik CV WGL, salah satu cukong kayu di Kabupaten Muratara," ujar Eduward.

Sementara Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho mangatakan pelaku peredaran kayu ilegal seperti ini, harus dihukum seberat-beratnya. Sebab, para pelaku sudah merusak hutan-hutan dan merugikan negara.

KLHK Tangkap 7 Pelaku Illegal Logging di Sumsel dan Jambi, Cukong DikejarBarang bukti pembalakan liar (dok. KLHK)

"Mereka sudah merusak lingkungan hidup sama merugikan negara, juga masyarakat. Harus ada efek jera, KLHK juga tidak akan berhenti menindak para pelaku kejahatan lingkungan seperti ini," kata Rasio Ridho.

Selanjutnya, terhadap pelaku perseorangan akan didakwakan melanggar UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 2 miliar. Mereka juga akan didakwa melanggar Pasal 19 Huruf f dengan pidana penjara maksimum 15 tahun dan denda paling banyak Rp 100 miliar.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan (PPH) Ditjen Gakkum LHK, Sustyo Iriyono menyampaikan pihaknya telah mengantongi beberapa cukong pemain kayu ilegal di Kabupaten Muratara, Provinsi Sumsel dan Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

"Kami akan terus mengatur strategi menindak mereka," tegas Sustyo.

selanjutnya
Halaman

(ras/jbr)