Sekolah di Sulsel Libur Cegah Corona, Siswa Tepergok Keluyuran Disanksi

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 19:55 WIB
Plt Kepala Disdik Sulsel, Basri (Noval Dhwinuari/detikcom)
Plt Kepala Disdik Sulsel, Basri (Noval Dhwinuari/detikcom)
Makassar -

Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) akan memberi sanksi bagi siswa SMA/SMK yang kedapatan berada di luar rumah saat sekolah diliburkan untuk mencegah Corona. Siswa harus mengerjakan tugas di dalam rumah.

"Tentu kita akan tegur (beri sanksi) sesuai dengan pelanggaran-pelanggaran yang dia (siswa) lakukan. Intinya proses pembelajaran 14 hari itu di rumah, dan harus didampingi orang tuanya," ujar Plt Kepala Disdik Sulsel, Basri, di Makassar, Senin (16/3/2020).

Pemprov Sulsel telah meliburkan kegiatan belajar-mengajar siswa dari SD hingga SMA, serta mahasiswa di perguruan tinggi pada 18-31 Maret 2020. Selama masa itu, tidak boleh ada kegiatan belajar-mengajar di sekolah ataupun kampus, kecuali siswa kelas III SMA/SMK yang mengikuti UNBK.

Disdik Sulsel, yang membawahkan SMA/SMK se-Sulsel, akan memberi arahan kepada guru dan kepala sekolah agar siswa diberi tugas selama 14 hari libur sekolah.

"Siswa menyelesaikan tugas-tugasnya yang diberikan oleh guru itu harus didampingi oleh orang tuanya. Nah, jangan sampai orang tuanya pergi jalan, apalagi ini kan libur, anaknya juga pergi jalan. Nah, makanya ada tugas, tugas itu nanti diperiksa oleh guru pada saat dia kembali ke sekolah," tegas Basri.

Basri juga mengingatkan agar tugas yang diberikan guru tidak dikerjakan secara berkelompok oleh siswa. Tugas harus dikerjakan dengan pendampingan orang tua dan akan ada sanksi siswa yang mengerjakan tugas secara berkelompok.

Selanjutnya
Halaman
1 2