14 Pasien Baru Positif Corona dari Jakarta, Anies: Kota Ini Berisiko Tinggi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 19:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons soal bertambahnya kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia hari ini. Dari 17 kasus positif, 14 orang berasal dari Jakarta.

"Hari ini kita dengar laporan dari jubir Pak Achmad Yurianto, dari 17 kasus positif yang diumumkan, 14 dari Jakarta. Artinya, di kota ini risiko tinggi dan kita harus amat waspada. Jangan panik, tapi juga jangan meremehkan," ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020).

Anies mengaku belajar dari penanganan Corona di beberapa negara. Dia ingin agar pembatasan interaksi atau social distancing berjalan dengan baik.

"Kita bisa belajar dari tempat lain kedisiplinan melakukan social distancing amat penting dan amat instrumental dalam menjaga agar penyebaran kasus COVID bisa terkendali," kata Anies.

Anies menyampaikan, Jakarta siap melakukan beberapa penanganan. Melakukan kebijakan pengaturan di transportasi umum sampai menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat.

"Selain terkait dengan transportasi umum, pastikan pasokan pangan tersedia dengan baik. Agar warga Jakarta merasa tenang dan tentram walau berada di rumah dan berkegiatan di luar," ucap Anies.

Diketahui, Pasien positif virus Corona bertambah 17 orang. Pasien paling banyak berada di Jakarta.

"Dari DKI 14," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Sementara itu, 3 lainnya dari Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah.

"Provinsi Jabar 1, Banten 1, Jateng 1," ujarnya.

Dengan penambahan 17 orang positif COVID-19 tersebut, total hari ini ada 134 kasus. Pada Minggu (15/3), total kasus sebanyak 117.

(aik/idn)