SD hingga Universitas di Sulsel Libur untuk Cegah Corona, UNBK Tetap Jalan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 17:45 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah (Noval Dhwinuari/detikcom)
Foto: Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah (Noval Dhwinuari/detikcom)
Makassar -

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah memerintahkan jajarannya hingga pemerintah kabupaten/kota di wilayahnya untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar siswa SD hingga mahasiswa di universitas untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Sulsel.

Hal ini disampaikan Nurdin usai melakukan rapat koordinasi tertutup bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar (16/3/2020). Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika, Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe, Kasdam XIV/ Hasanuddin, Kabinda Sulsel, hingga Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb hadir dalam rapat.

"Walaupun di Sulawesi Selatan ini masih negatif, belum ada kasus Corona di Sulawesi Selatan. Tetapi kita harus mengantisipasi," kata Nurdin usai menggelar rapat tertutup.

Nurdin mengatakan kebijakan yang diambil pihaknya untuk mengantisipasi penyebaran Corona di Sulsel sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), MenPAN-RB Tjahjo Kumolo, hingga Mendagri Tito Karnavian. Salah satunya meliburkan kegiatan persekolahan mulai tingkat TK, SD, hingga perguruan tinggi.

"Hari ini telah kita putuskan untuk memindahkan ruang belajar dari sekolah ke rumah, kita akan pindahkan anak-anak kita dari SD sampai perguruan tinggi, mereka akan belajar di rumah selama 14 hari dengan catatan para guru-guru akan memberikan tugas untuk diselesaikan selama 14 hari," kata Nurdin.

Kebijakan meliburkan sekolah ini berlaku mulai tanggal 18 hingga 31 Maret 2020. Para kepala sekolah hingga guru diminta untuk mensosialisasikan proses belajar mengajar di rumah masing-masing kepada murid dan orang tua siswa pada Selasa (17/3) besok.

"Harapan kita anak-anak kita tidak berkeliaran ke mana-mana. Juga kami minta tempat-tempat hiburan bagi anak-anak seperti di mal, tempat main-mainan, dan sebagainya itu untuk sementara kita minta untuk ditutup," ujarnya.