IDI Minta Pemerintah Perbanyak Alat Pelindung Diri Petugas Tangani Corona

ADVERTISEMENT

IDI Minta Pemerintah Perbanyak Alat Pelindung Diri Petugas Tangani Corona

Ilman - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 16:23 WIB
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih (kedua kiri) dan ahli Epdidemologi Kesmas UI, Tri Yunis Miko (kedua kanan) memaparkan pendapatnya dalam diskusi Wabah Corona, Apa dan Bagaimana  di Jakarta, Kamis (20/2/2020). Selain itu, turut hadir sebagai pembicara Ketua CDCC Din Syamsuddin (kiri) dan Direktur Sabang-Merauke Institute, Syahganda Nainggolan (kanan).
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih menyebut petugas kesehatan di Indonesia yang menangani virus Corona saat ini kekurangan alat pelindung diri (APD). Oleh karena itu, IDI mengusulkan pemerintah menambah APD untuk petugas kesehatan.

"Kebutuhan logistik penanganan kasus salah satunya yang paling penting dibahas adalah kekurangan alat pelindung diri petugas kesehatan (APD)," ujar Daeng di Sekretariat PB IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020).

Daeng mengatakan usulan itu akan diberikan kepada Ketua BNPB selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Infeksi COVID-19. Rencananya, usulan tersebut akan dikirimkan pada Selasa (17/3).

"Kami sudah membahas usulan-usulan untuk kepala BNPB sebagai kepala gugus tugas prosedur-prosedur perlindungan kepada petugas kesehatan. Mudah-mudah nggak terlalu lama, besok akan kami kirimkan surat ke Ketua Gugus Tugas, supaya perlindungan petugas kesehatan terjaga," katanya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT