Pembuat Hoax Rombongan TKA China Corona Masuk Kendari: Saya Hanya Main-main

Sitti Harlina - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 11:56 WIB
https://www.dropbox.com/s/sqjlue8mzpztcro/Screenshot%202020-03-16%2010.00.37.png?dl=0
Pembuat video viral rombongan TKA China positif Corona masuk Kendari. Foto: dok. Polda Sultra
Kendari -

Pembuat video yang berisi narasi rombongan TKA China positif virus Corona masuk ke Kendari lewat bandara Haluoleo diamankan polisi. Dia mengaku membuat video itu hanya untuk main-main.

"Saya pembuat video rekaman viral pada tanggal 15 Maret 2020 terkait kedatangan warga China di Kendari di mana dalam video saya, saya mengomentari 'itue satu pesawat Corona semua'," kata pembuat video itu, Hardiono (39), dalam video yang diterima dari Polda Sultra, Senin (16/3/2020). Hardiono adalah warga Desa Onewila, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

"Hal itu saya ucapkan secara spontan, hanya untuk main-main dan dengan atau tanpa sengaja dan tanpa mengetahui dampak yang akan ditimbulkan dari perbuatan saya," imbuhnya.

Dia mengatakan pernyataannya di video itu tidak benar. Dia menjelaskan rombongan TKA China yang direkamnya itu sebenarnya datang dari Jakarta, usai mengurus perpanjangan visa istimewa.

"Hal tersebut saya akui sebuah kesalahan dan saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak berwajib khususnya masyarakat kota Kendari, yang akibat dari perbuatan saya merekam video tersebut membuat resah seluruh masyarakat Sultra," ujarnya.

"Sekali lagi saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi dan apabila saya mengulangi hal tersebut saya siap menerima hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku," sambung Hardiono.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sultra AKBP La Ode Proyek mengatakan Hardiono masih diperiksa. Belum ada penetapan status hukum terhadap Hardiono.

"Masih diperiksa belum ada kesimpulan dipulangkan," ujar AKBP La Ode Proyek.

(tor/tor)