Duel di Sawah Sengketa, Petani di Bone Tewas Diparang 2 Pria

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 11:07 WIB
Petani di Bone, Sulsel, tewas usai terlibat sengketa sawah (dok. Istimewa)
Foto: Petani di Bone, Sulsel, tewas usai terlibat sengketa sawah (dok. Istimewa)
Makassar -

Kadir (61), petani di Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas dibacok dan ditikam dua orang pria, Samad (50) dan Darlis (37). Sebelum tewas, korban sempat cekcok dan berduel dengan pelaku bernama Samad akibat sengketa sawah.

"Korban menderita delapan luka di tubuhnya karena dianiaya dengan parang panjang dan badik," ujar juru bicara Humas Polres Bone Brigadir Rosnaeni kepada wartawan, Senin (16/3/2020).

Penganiayaan terjadi di sawah sengketa yang terletak di Dusun Tonrong Alau, Desa Welado, Ajangale, Bone, Minggu (15/3). Korban Kadir dan dua orang pelaku disebut polisi memang bertemu di sawah sengketa.

Saat kejadian, kata Rosnaeni, korban lebih dulu adu mulut dengan Samad hingga keduanya terlibat duel dengan masing-masing menggunakan senjata tajam parang.

"Tersangka Samad memarangi korban dan begitu pula korban hendak memarangi Samad namun tidak kena," ujar Rosnaeni.

Saat duel, Darlis datang membantu Samad dengan cara menusuk korban dengan batang bambu sepanjang tiga meter. Alhasil, korban terdesak.

"Karena ditusuk bambu, korban tidak bisa melakukan perlawanan sehingga Samad leluasa memarangi korban berulangkali sehingga korban terjatuh di sawah," ujar Rosnaeni.

Saat terjatuh, lanjut Rosnaeni, pelaku Darlis mencabut badik dan menikam korban pada bagian pinggang hingga korban kehilangan nyawa.

"Kedua pelaku sudah diamankan, ada di Polsek Ajangale sekarang," pungkas Rosnaeni.

(jbr/jbr)