Round-Up

Titah Jokowi Status Darurat Daerah Tak di Tangan Pusat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Mar 2020 09:28 WIB
Lewat konferensi pers, Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan mengenai penanganan pemerintah terhadap virus corona COVID-19.
Presiden Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)

Politikus Senayan

Anggota DPR bereaksi atas keputusan Jokowi yang melimpahkan penetapan status bencana Corona ke para kepala daerah. Menurut Ketua DPP PKS yang duduk di Komisi II DPR, Mardani Ali Sera, itu adalah sikap lepas tangan.

"Dalam kondisi pandemik, kebijakan yang berbeda-beda tidak efektif. Pola Pak Jokowi menyerahkan pada kepala daerah seperti lepas tanggung jawab. Mesti ada satu kebijakan nasional yang diikuti oleh seluruh pihak, termasuk seluruh kepala daerah. Pandemi ini tidak mengenal daerah," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan.

Bereaksi atas politikus partai oposisi, Partai Golkar tampil membela Jokowi. Ketua DPP Partai Golkar yang duduk di Komisi VIII DPR menilai Mardani tidak etis menyalahkan pemerintah.

"Tak etis di saat semua elemen bangsa bahu-membahu dan bergotong royong melawan virus Corona dan persebarannnya di Indonesia, ada pihak-pihak yang selalu mencari ruang untuk saling salah-menyalahkan. COVID-19 ini bukan hanya masalah Pemerintahan Jokowi saja, tetapi masalah kita semua. Masalah dunia, masalah global," kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, dalam keterangannya, Minggu (15/3/2020).

Ace menilai kebijakan menyerahkan status darurat bencana kepada daerah adalah langkah yang tepat. Dasarnnya, karena setiap daerah dinilai berbeda tingkat persebaran Coronanya.

Halaman

(dnu/dnu)