Polisi Ungkap Fakta Kabar Puncak Diserbu karena Wisata Jakarta Ditutup

Yulida Medistiara - detikNews
Minggu, 15 Mar 2020 11:58 WIB
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri (dok Polres Bogor/ist)
Jakarta -

Akhir pekan ini dikabarkan arus lalu lintas dari Jakarta ke arah Puncak, Bogor, mengalami kemacetan. Kondisi ini disebut-sebut berkaitan dengan ditutupnya sejumlah tempat wisata di Ibu Kota untuk pencegahan penularan virus Corona.

Polres Bogor menyebutkan kondisi lalu lintas ke arah Puncak memang cukup padat. Namun polisi menyebut kepadatan itu merupakan hal biasa di akhir pekan dan tidak berkaitan langsung dengan kabar yang berembus itu.

"Dari kemarin kondusif seperti weekend biasanya tidak ada yang luar biasa," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli Amri saat dimintai konfirmasi, Minggu (15/3/2020).

Fadli menyebut kepadatan pada Sabtu (14/3) kemarin ke arah Puncak terjadi karena adanya kecelakaan. Sementara itu, untuk kondisi lalu lintas hari ini, disebut Fadli, relatif lancar.

"Kemarin sempat terjadi kepadatan karena ada kendaraan terbakar di Puncak dan sudah dievakuasi," kata Fadli.

Dia pun memastikan viral kawasan Puncak diserbu terkait wisata di Jakarta ditutup karena virus Corona tidak benar. Saat ini kondisi lalu lintas, baik dari arah Jakarta ke Puncak maupun sebaliknya, lancar.

"Jadi apabila ada media yang bilang terjadi serbuan besar-besaran, itu hoax," ucapnya.

Ia mengatakan pada pukul 10.07 WIB, lalu lintas di kawasan Puncak Taman Sari ke arah Jakarta dan sebaliknya normal. Kondisi serupa dilaporkan di daerah Pasar Cisarua, Riung Gunung, yang juga normal di kedua arah.

Polres Bogor Luruskan Kabar Hoax Puncak Diserbu karena Wisata Jakarta Ditutup karena CoronaPolres Bogor Luruskan Kabar Hoax Puncak Diserbu karena Tempat Wisata Jakarta Ditutup karena Corona (Foto: Dok. Istimewa)

Angka Penyebaran di Jakarta Tinggi, Lewat Audio Anies Imbau ke Warga:

[Gambas:Video 20detik]



(yld/dhn)