Round-Up

Corona Mewabah, Anies Liburkan Sekolah

Indra Komara - detikNews
Minggu, 15 Mar 2020 09:28 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan
Gubernur DKI Anies Baswedan (Soraya Novika/detikcom)

Selain sekolah formal, Anies mengimbau kursus-kursus serta sekolah nonformal di Jakarta juga melakukan pembelajaran jarak jauh. Hal itu, menurutnya, perlu dilakukan untuk mengurangi potensi penularan virus Corona.

"Pemerintah Provinsi DKI menutup sekolah, tapi di Jakarta bukan hanya sekolah. Ada kursus, ada pendidikan-pendidikan informal, nonformal, kami menganjurkan kepada semua sebuah imbauan, sebuah seruan untuk menunda kegiatan belajar mengajar secara langsung," kata Anies.

"Lakukan dengan metode jarak jauh, lakukan dengan proses digital. Tujuannya adalah untuk mengurangi interaksi yang punya potensi terjadi penularan," imbuhnya.


Untuk diketahui, jumlah pasien positif Corona per Jumat (14/3) sebanyak 96 orang. Jumlah itu disampaikan langsung oleh pemerintah.

Anies mengimbau warga Jakarta tetap tenang tapi harus waspada.

"Kami sampaikan kemarin, harus waspada, tidak boleh panik. Tapi juga jangan menganggap ini remeh dan enteng," kata Anies.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Anies, sudah mengambil langkah-langkah penanganan virus Corona. Langkah penuh kehati-hatian juga penting dilakukan.

Anies menyebut Pemprov DKI bertindak sesuai dengan perkembangan yang terjadi lapangan. Dia mengatakan tak ingin bertindak berlebihan menangani Corona.

"Kita memantau, kita bertindak sesuai dengan perkembangan situasi. Ketika terjadi eskalasi, maka menyesuaikan. Kita tidak ingin bertindak berlebihan, tapi juga kita tidak ingin bertindak kurang," katanya.

Halaman

(idn/maa)