Pandemi Corona, Kemenkes Tegaskan Lockdown Bukan Pilihan Saat Ini

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Sabtu, 14 Mar 2020 18:55 WIB
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Dalam keterangan persnya Achmad Yurianto menyampaikan sebanyak empat orang dinyatakan suspect virus Corona karena telah melakukan kontak langsung dengan warga Depok yang positif sebelumnya dan mengalami gejala-gejala awal seperti Influenza yang kini tengah diobservasi dan menunggu hasil pasti dari pemeriksan laboratorium. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Achmad Yurianto (Hafidz Mubarak A/Antara Foto)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga kini belum memberlakukan lockdown terkait adanya pandemi virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Kemenkes menegaskan lockdown bukan pilihan untuk saat ini.

"Lockdown bukan pilihan, untuk saat ini bukan pilihan," kata Dirjen P2P Kemenkes sekaligus juru bicara pemerintah dalam penanganan virus Corona Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (14/3/2020).

Meskipun Indonesia belum melakukan lockdown, Yuri mengatakan pandemi Corona sudah menjadi bencana nasional. Sebab, saat ini penanganan virus Corona dipegang oleh BNPB.



"Bukan darurat nasional. Ini sudah bencana nasional. Darurat nasional gimana? Kalau dipegang BNPB, kan sudah bencana nasional ini," ucap Yuri.

Sebelumnya, Partai Kebangkitan Bangsa memberikan sejumlah rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penanganan wabah virus Corona di Indonesia. PKB meminta pemerintah mematuhi protokol dan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Termasuk adalah rekomendasi-rekomendasi dari WHO itu juga kita taati bersama-sama, karena itu langkah positif saya kira harus kita lakukan," kata Ketua DPP PKB Marwan Jafar kepada wartawan, Sabtu (14/3).



Sementara itu, WHO sudah mengumumkan wabah Corona sebagai pandemi dan sejumlah negara juga telah mengunci (lockdown) daerah-daerah yang diduga menjadi pusat penularan. Namun Presiden Jokowi mengatakan RI belum berpikir untuk melakukan lockdown.

"Belum berpikir ke arah sana," kata Jokowi dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (13/3).

(rfs/rfs)