Osama Suruh Pengawal Pribadi Tembak Dirinya

Osama Suruh Pengawal Pribadi Tembak Dirinya

- detikNews
Rabu, 07 Des 2005 13:30 WIB
Jakarta - Osama bin Laden telah bersumpah tidak akan membiarkan dirinya ditangkap hidup-hidup. Dia pernah memberikan pistol berisi dua peluru kepada seorang pengawal pribadinya. Pengawal itu diperintahkan Osama untuk menembaknya jika dia akan tertangkap.Demikian diungkapkan sebuah buku baru berisikan wawancara dengan orang-orang yang mengenal Osama.Buku berjudul "The Osama bin Laden I Know: An Oral History" itu ditulis oleh pakar keamanan CNN, Peter Bergen. Kutipan buku itu dimuat Vanity Fair dan dilansir kantor berita Reuters, Rabu (7/12/2005).Dalam buku itu juga terungkap bahwa Osama sangat membenci mantan Presiden Irak Saddam Hussein. Ini berlawanan dengan tuduhan pemerintah AS bahwa Saddam memiliki kaitan dengan organisasi al Qaeda pimpinan Osama.Penulis biografi Osama, Hamid Mir asal Pakistan mengatakan bahwa sewaktu dirinya mewawancarai Osama, pemimpin al Qaeda itu sempat mengecam keras Saddam. "Dia melontarkan kecaman yang begitu pedas sampai-sampai saya kesulitan menulisnya," ujar Mir kepada Bergen.Dalam dialog dengan Bergen, eks kepala pengawal Osama menuturkan, "Syeik Osama memberi saya pistol dan memilih saya sebagai pengawal pribadinya. Pistol itu cuma punya dua peluru untuk saya gunakan membunuh Syeik Osama jika kami terkepung atau jika dia akan jatuh ke tangan musuh, sehingga dia tak akan tertangkap hidup-hidup," katanya.Bergen bertemu Osama pada tahun 1997 dan mewawancarai lebih dari 50 orang selama 8 tahun untuk memproduksi buku yang baru akan diterbitkan bulan depan itu.Osama hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. Pemerintah AS terus melancarkan operasi pencarian figur yang dituduh AS sebagai dalang peristiwa serangan teroris 11 September 2001. (ita/)


Berita Terkait