Jadi Tersangka, Penyimpan Zat Radioaktif di Batan Indah Tak Ditahan

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 13 Mar 2020 16:57 WIB
2 Warga Kena Radioaktif, Begini Suasana Terkini di Perumahan Batan Indah
Foto: Lokasi zat radioaktif di Perumahan Batan Indah. (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Warga yang juga karyawan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), SM, ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri karena menyimpan zat radioaktif secara ilegal. Meski berstatus tersangka, SM tak ditahan.

"Ancamannya memang kita tidak bisa lakukan penahanan karena (ancaman kurungan penjaranya, red) di bawah lima tahun. Untuk pengembangan, kami masih dalam proses," kata Direktur TIndak Pidana Tertentu Brigjen Agung Budijono di Bareskrim, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (13/3/2020).

Agung menuturkan SM dijerat dengan Pasal 42 dan 43 Undang-undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran. Dalam pasal 42, tertuang ancaman pidana paling lama dua tahun dan atau denda Rp 50 juta. Sementara dalam pasal 43 tertuang ancaman denda paling banyak Rp 100 juta.

"Kami terapkan Pasal 42, 43 UU Nomor 10/1997 tentang Ketenaganukliran," jelas Agung.

Selanjutnya
Halaman
1 2