Menkes Terawan: Kasus DBD di Sikka NTT Menurun

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 13 Mar 2020 12:34 WIB
Menkes Terawan Agus Putranto (Andhika Prasetia/detikcom)
Foto: Menkes Terawan Agus Putranto (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI (Menkes) Terawan Agus Putranto kasus meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) di Sikka Nusa Tenggara Timur (NTT) menurun. Jumlah pasien juga disebutkan sudah berkurang.

"Kita semua sudah deliver tenaga-tenaga di Sikka yang paling banyak meninggalnya sampai 13, sekarang sudah menurun. Insiden penyakit deman berdarah mulai turun dan saya dapat laporan lagi tadi malam namun kita masih tunggu sampai minggu, tadi malam sudah oke," kata Terawan di Masjid Istiqlal, Jakpus, Jum'at (13/3/2020).

Kementerian Kesehatan sudah menginstruksikan untuk melakukan tindakan pemberantasan nyamuk secara preventif dan promotif. Terawan mengatakan, DBD menjadi salah satu penyakit mematikan.

"Jangan dilupakan karena penyakit yang lain, tanpa mengesampingkan penyakit-penyakit yang saat ini jadi pandemi namun ini tidak boleh diabaikan. Ini menyangkut anak-anak, balita sampai dewasa otomatis kita sama-sama berjuang supaya wabah DBD ini juga bisa selesai kemudian kita konsentrasi ke pandemi Corona," tutur Terawan.

Sebanyak 30 tenaga medis dan perawat membantu tindakan medis di Sikka. Sejak saat itu, kata Terawan, jumlah yang sakit mulai turun dilakukan upaya fogging hingga pemberantasan sarang nyamuk.

"Ternyata memang benar kasusnya langsung turun dengan drastis. Dan itu adalah hal yang sama kita akan lakukan untuk penyakit-penyakit yang lain. Preventif kebersihan diri dan lingkungan itu jadi hal yang baik," kata Terawan.

Simak juga video Sering Salah Diagnosis, Apa Bedanya Gejala DBD dan Tifus?:

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)