BIN: Masa Puncak Virus Corona di Indonesia Diprediksi 60-80 Hari

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 13 Mar 2020 12:06 WIB
Diskusi Bersatu Melawan Corona di Little League, Kebayoran Baru, Jaksel (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Foto: Diskusi 'Bersatu Melawan Corona' di Little League, Kebayoran Baru, Jaksel (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)

Langkah Antisipasi

Afini menjelaskan, ada sejumlah langkah antisipatif yang bisa dilakukan. Hal itu bertujuan agar sebaran pasien yang terinfeksi virus Corona tidak semakin meningkat.

"Tapi kalau langkah-langkah maksimal, bisa tidak mencapai itu dan grafiknya tidak terlalu tinggi. Tentu kami berharap dengan model ini bisa membuat langkah-langkah antisipatif," ujarnya.

Menurut Afini, langkah yang dilakukan pemerintah dengan membuat klaster dan menunjuk juru bicara khusus untuk penanganan COVID-19 sudah cukup baik. Selain itu, Afini menyebut telah ada instruksi Presiden (Inpres) untuk penanganan wabah ini dengan Kepala BNPB Doni Monardo sebagai ketuanya.

"Sekarang juga sudah ada lagi Inpres itu. Ketuanya mungkin Kepala BNPB. Iya, ada. Jadi sebetulnya bagaimana kita membuat gaya hidup sehat. Meningkatkan ketahanan imunitas yang tidak sakit dan mengobati yang sudah sakit. Itu yang akan dilakukan. Nanti akan melibatkan banyak pihak. Yang kami dengar ketuanya Kepala BNPB. Ada banyak instansi lain," ungkapnya.

Terkait penanganan wabah virus Corona, menurut Afini bisa dilakukan pembatasan wilayah dan upaya mitigasi. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona semakin meluas.

"Pertama, containment. Kita membatasi suatu wilayah. Dilakukan isolasi atau bisa bersifat self isolation. Lalu ada contact tracing, kemudian restriksi perjalanan, kita pantau. Kalau seandainya infeksi sudah menurun baru kita lakukan mitigasi. Mitigasi sehingga terjadi penurunan," jelas Afini.

"Combine approach yang harus kita lakukan antara containment dan mitigasi. Containment dilakukan ketika yang terinfeksi masih sedikit. Kalau sudah diatasi baru kita lakukan mitigasi," lanjutnya.

Afini menyebut sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah, seperti meningkatkan layanan kesehatan dan fasilitas lab, sosialisasi dan edukasi terkait virus Corona, hingga langkah-langkah deteksi yang dilakukan di pintu masuk negara. Afini menekankan semua pihak tidak perlu ketakutan dan tetap waspada menghadapi wabah virus Corona ini.

"Jadi upaya-upaya sudah kami lakukan. Jadi kita bisa sebetulnya mengatasi situasi ini. Kesimpulannya kita tidak boleh terlalu santai, tapi tetap waspada. Jangan terlalu ketakutan. Bersama kita bisa mengatasi ini," sebut dia.

Halaman

(gbr/idn)