PDIP Kritik Rencana Anies Naikan Tarif Sewa TIM: Mematikan Seniman

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 13 Mar 2020 06:14 WIB
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Gembong Warsono di Kantor DPD PDIP Jakarta, Kamis (14/4/2016)
Gembong Warsono, Foto: Ari Saputra
Jakarta -

PDIP DKI Jakarta mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan menaikan tarif retribusi gedung Taman Ismail Marzuki (TIM). Menurut PDIP, seharusnya pemerintah memperhatikan keberadaan dari seniman.

"Sama saja mematikan seniman (jika harga sewa naik). Seniman harus disubsidi, itu penting. logika sederhana itu. Saya teringat apa yang disampaikan Radhar Panca (seniman TIM), jangan seniman dianggap beban, seniman, budayawan sebagai aset bangsa," kata Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono, saat dihubungi, Kamis (12/3/2020).

Gembong berpesan, Pemprov harus menempatkan seniman dan budayawan sebagai aset. Sehingga, tidak perlu membebani mereka dengan biaya sewa.

"Kalau Pemprov dilihat seniman budayawan dilihat jadi aset Pemprov, tidak akan segan gunakan APBD," ucap Gembong.

Gembong sangsi rencana Anies untuk memberlakukan perbedaan harga. Baginya, akan terjadi banyak kecurangan di lapangan.

"Di lapangan jadi problem, teori seperti itu, praktik lapangan jadi masalah, untuk bedakan sulit, jadi kong-kalikong di lapangan," ujar Gembong.

Simak video Formula E Ditunda, Bagaimana Nasib Commitment Fee Rp 360 M?:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2