JK-Sri Mulyani 'Salam Corona' Sebelum Laporan ke Ma'ruf soal Ekonomi Islam

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 12 Mar 2020 11:10 WIB
Momen JK-Sri Mulyani Salam Corona
Momen JK-Sri Mulyani 'Salam Corona' (Twitter/@husainabdullah1)
Jakarta -

Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Sri Mulyani Indrawati dan Ketua Dewan Pertimbangan IAEI Jusuf Kalla (JK) menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Sebelum masuk ke ruangan, JK dan Sri Mulyani sempat melakukan 'salam Corona'.

Setiba di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2020), JK dan Sri Mulyani tampak bersalaman dengan sikut saling diadu. Salam tersebut dinamakan salam Corona, sebagai salah satu upaya menangkal penyebaran virus COVID-19.

Momen tersebut juga diunggah oleh juru bicara JK, Husain Abdullah, melalui akun Twitternya. Husain menulis 'Salam Corona Pak JK-Sri Mulyani'.

Beberapa saat kemudian, JK dan Sri Mulyani menemui Wapres Ma'ruf Amin. Sri Mulyani selaku Ketua Umum IAEI menyampaikan sejumlah program kepada Ma'ruf Amin sebagai Ketua Dewan Penasehat IAEI.

"Kami untuk memberikan laporan kepada Bapak Wapres sebagai pembina IAEI. Pengurus sudah melalukan pertemuan selama tiga kali untuk membahas program-program termasuk di masing-masing bidang. Mereka melakukan pertemuan sendiri-sendiri," ujar Sri Mulyani saat memberikan laporan kepada Ma'ruf.

Sri Mulyani mengatakan ada beberapa program yang akan dilakukan IAEI dalam waktu dekat. Seperti pertemuan para rektor yang akan membahas soal ekonomi Islam.

"Kami juga sudah mengumpulkan beberapa prominent person untuk mendapatkan dari sisi pendanaan dari program yang kita susun. Kami akan menyampaikan bahwa program yang kita lakukan sebagian pernah kita lalukan, dilakukan IAEI sebelumnya," kata dia.

"Seperti yang sekarang ini akan kita lakukan walaupun dengan ada merebaknya Coronavirus, kita juga akan terus melakukan review, yang akan kami lalukan setelah ini adalah forum rektor harusnya bulan Maret ini untuk perguruan tinggi yang kita memiliki cabang sangat banyak," sambungnya.

Sebelumnya, Ma'ruf juga menyinggung cara bersalaman untuk menangkal penyebaran virus Corona. Menurut Ma'ruf, salaman tidak mesti berjabat tangan, seperti salam sikut.

"Sekarang ini yang repot Kiai ini, kalau salaman mesti cium tangan kan. Padahal katanya sekarang malah ada salamannya begini (mengatupkan kedua telapak tangan), ada yang pakai sikut, ada yang pakai kaki salamannya," kata Ma'ruf di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (9/3).

Simak Juga Video "Wakil Presiden Pertama Iran Dikabarkan Positif Corona"

[Gambas:Video 20detik]

(lir/idn)