Cegah Kekerasan Seksual, Gojek Ciptakan Zona Aman untuk Perempuan

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 11 Mar 2020 16:43 WIB
Gojek
Foto: Inkana Putri
Jakarta -

Isu kekerasan seksual terhadap perempuan saat ini semakin marak. Dilansir dari data Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2020, terdapat 431.471 kasus kekerasan terhadap perempuan di tahun 2019. Dalam memperingati Hari Perempuan Internasional, Gojek meluncurkan Zona Aman Bersama Gojek di berbagai titik di Indonesia. Zona Aman Bersama Gojek merupakan ruang ramah perempuan yang memanfaatkan ratusan shelter atau titik jemput Gojek.

"Kalau kita lihat dari data, 55 persen dari perjalanan Gojek di malam hari itu dilakukan oleh pelanggan perempuan. Fakta ini membuat sadar bahwa perempuan adalah segmen yang sangat penting, dan kita harus melakukan apapun yang harus dilakukan untuk make sure bahwa kita memberikan keamanan untuk perempuan" kata Monita Moerdani, VP Transport Marketing Gojek, di KAUM Jakarta Rabu (11/3/2020).

Zona aman Gojek juga menjadi salah satu langkah Gojek yang mengacu pada penelitian "After Dark: Encouraging Safe Transit for Women Travelling at Night" oleh UN Women dan Pulse Lab Jakarta. Penelitian ini membahas tentang keselamatan dan mobilitas perempuan saat berpergian di malam hari. Semarang, Medan, dan Surabaya menjadi tiga kota terpilih dalam penelitian ini.

"Banyak insiden terkait keamanan yang terjadi pada perempuan di ruang publik yang kurang ramah bagi perempuan, dan kesadaran publik akan kekerasan seksual. Sebagai perusahaan karya anak bangsa, kami terus berinvestasi untuk meningkatkan rasa aman, di antaranya menjadikan shelter kami sebagai ruang ramah perempuan," ujar Monita.

Zona Aman Gojek tersebar di beberapa lokasi di Indonesia, seperti Stasiun Sudirman, Stasiun Bekasi, dan Stasiun MRT Lebak Bulus. Zona ini akan menjadi titik penjemputan yang aman dan nyaman bagi perempuan.

Di Zona ini Gojek menyediakan fasilitas yang memadai, seperti penerangan, tempat duduk, serta materi edukasi tentang pencegahan dan pelaporan tindakan kekerasan seksual.

Langkah ini mendapatkan apresiasi dari Deputi Partisipasi Masyarakat Kementerian, Indra Gunawan. Menurutnya Gojek menjadi mitra untuk menyosialisasikan pencegahan kekerasan seksual di ruang publik.

"Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Gojek sebagai salah satu bagian dari upaya pemerintah dalam memerangi atau mengurangi kasus-kasus kekerasan perempuan. Kita perlu kolaborasi karena kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Upaya ini saya rasa perlu kita hadapi dengan mitra-mitra yang lain" ungkapnya.

Dengan adanya zona aman ini, Gojek berharap dapat menciptakan budaya aman di ruang publik khususnya bagi perempuan. Sehingga perempuan bisa bepergian tanpa rasa takut dan cemas.

Simak Juga Video "Gojek Siap Bantu Penggunanya Biar Nggak Ada yang Kena Tipu Lagi"

[Gambas:Video 20detik]

(mul/ega)