ICMI Dipimpin oleh Presidium
Selasa, 06 Des 2005 21:41 WIB
Makassar - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dipimpin secara kolektif oleh presidium, tidak lagi oleh seorang ketua umum. Keputusan ini diambil dalam rapat pleno Muktamar IV ICMI di Naraja Ballroom Hotel Sahid Jaya, Makassar, Selasa (6/12/2005).Sebelumnya, BJ Habibie mengusulkan agar organisasi yang pernah dipimpinnya itu dipimpin secara kolektif berbentuk presidium yang terdiri dari 7 anggota. Dikatakan dia, dua dari tujuh anggota adalah eks officio, yakni ketua dewan penasihat dan dewan pakar. Lima anggota presidium lain akan dipilih oleh peserta muktamar, dan secara bergantian memimpin ICMI setiap setahun.Namun, yang berbeda dengan usulan Habibie adalah ICMI berbentuk presidium yang terdiri 5 anggota dan 4 anggota Dewan Kehormatan yang terdiri dari para mantan ketua ICMI yang ada, yakni BJ Habibie, Ahmad Tirtosudiro, Adi Sasono dan Muslimin Nasution.Saat ini, sebanyak 513 peserta diberi waktu untuk menentukan 5 calon anggota presidium yang dijagokannya. Nama-nama yang muncul ke permukaan di antaranya Menetri Perhubungan Hatta Radjasa, Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, Meneg BUMN Sugiharto, Ketua Majelis Pengurus Pusat ICMI Salahuddin Wahid dan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.
(atq/)











































