Ketahuan! Ini Daftar Tahanan KPK yang Pakai HP di Dalam Sel

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 11 Mar 2020 09:53 WIB
KPK akan segera memiliki gedung baru yang kini proses pembangunannya sudah masuk ke tahap akhir. Gedung KPK yang baru, sengaja dibangun dengan warna merah putih, sebagai simbol KPK milik Indonesia. Hasan Alhabshy
Foto: Hasan Alhabshy

Ali menduga Imam Nahrawi mengunggah foto itu pada Kamis 5 Maret 2020. Ali mengatakan petugas KPK langsung memeriksa Imam Nahrawi. Menurut Ali, Imam Nahrawi tidak mengakui telah menggunakan telepon seluler itu. Selain itu, KPK berencana memeriksa petugas rumah tahanan tempat Imam ditahan. "Iya tentunya (petugas rutan diperiksa) secara keseluruhan bagian dari proses itu semua dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan terkait dengan ditemukannya HP di dalam rutan tersebut," kata Ali.

Ali mengatakan sebenarnya proses pengecekan terhadap terdakwa maupun pengunjung yang masuk ke Rutan KPK dilakukan sesuai standard operating procedure (SOP). Menurutnya, pengecekan dilakukan secara berlapis. "Perlu kami sampaikan bahwa di Rutan KPK, Rutan Pomdam Jaya Guntur, tentunya di sana sudah dilakukan pemeriksaan. Ada SOP, ada berlapis tempat baik itu pengunjung maupun terdakwa yang keluar masuk karena berobat dan persidangan," ucapnya.

Meski demikian, Ali mengatakan KPK tetap mencari tahu terkait penemuan HP di sel Imam Nahrawi itu. Menurutnya, pemeriksaan dan pendalaman terkait hal tersebut masih dilakukan.

Selain Imam, sejumlah tahanan KPK lainnya sebelumnya pernah tepergok membawa HP. Petugas KPK saat itu menemukan HP saat menyidak tahahan di Rutan KPK dan Rutan Guntur. Nama-nama tahanan nakal yang ketahuan membawa HP di antaranya Anas Urbaningrum, Akil Mochtar, dan Tubagus Chaery Wardhana. Selain itu, ada Muhtar Ependy, eks Kepala Bappebti Syahrul Raja Sempuna Jaya, dan Raja Bonaran Situmeang.

Para tahanan KPK menyelundupkan HP dengan berbagai macam cara. Salah satu modus yang digunakan adalah dengan menyelipkan HP ke dalam buku bacaan. Ada juga yang menyelundupkan melalui kaki rak buku, ember, dan di bawah bantal bahkan ada yang menyelipkan di kaos kaki. KPK telah menerapkan sanksi bagi tahanan yang melanggar aturan, yakni semua tahanan yang membawa HP sudah mendapat sanksi satu bulan tak boleh dijenguk.


selanjutnya
Halaman

(aan/fjp)