Eks Dirut Pertamina Karen: Nama Baik Saya Rusak, Karakter Dihancurkan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 21:38 WIB
Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan keluar dari Rutan Kejagung usai putusan bebas lepas dinyatakan Mahkamah Agung (MA). Karen tampak melambaikan tangan.
Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan keluar dari Rutan Kejagung usai putusan bebas lepas dinyatakan Mahkamah Agung (MA). (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Eks Direktur Utama (Dirut) Pertamina Gallaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan resmi keluar dari Rutan Kejaksaan Agung (Kejagung) usai putusan bebas lepas dinyatakan Mahkamah Agung (MA). Karen menilai kasus yang dihadapinya dipaksakan.

"Seperti manusia biasa, selain bahagia, saya juga ada kekecewaan. Kekecewaannya karena benar ini adalah aksi korporasi yang tekennya adalah business judgement yang domainnya adalah hukum perdata, tapi dipaksakan menjadi domain hukum pidana, tipikor," kata Karen kepada wartawan di Rutan Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020).

Karen menyebut nama baiknya sudah hancur atas kasus yang disangkakan kepadanya. Bahkan, katanya, karakternya pun ikut dihancurkan.

"Saya tidak mau menjawab di sini. Saya kira nama baik saya rusak, karakter saya dihancurkan," katanya.

Sementara itu, pengacara Karen, Soesilo Aribowo, mengatakan putusan bebas adalah putusan terbaik untuk kliennya. Soesilo mengklaim perbuatan kliennya tidak masuk ranah pidana.

"Jadi bagi kami ini adalah putusan yang terbaik yang saat ini diterima oleh Bu Karen. Karena selama di Pengadilan Negeri ada hukuman penjara 8 tahun. Tapi dengan persidangan kemarin diucapkan oleh Majelis Hakim Agung yang terdiri dari 5 orang itu diputuskan perbuatannya itu adalah masuk kategori perbuatan yang bukan perbuatan pidana," kata Soesilo.

Soesilo juga menyebut kerugian pada Pertamina Hulu Energi menjadi pertimbangan dalam putusan. Soesilo mengklaim kerugian Pertamina Hulu Energi bukan termasuk kerugian keuangan negara.

Selanjutnya
Halaman
1 2