Andung Tunggu Tugas dari SBY
Selasa, 06 Des 2005 16:33 WIB
Jakarta - Hari terakhir menjabat sebagai Menteri Perindustrian, Andung Nitimihardja tampak sibuk menandatangani surat-surat yang menumpuk di atas meja kerjanya. Tumpukan memenuhi bagian kanan dan kiri, membuat Andung seakan tenggelam di antara tumpukan kertas."Saya sibuk seperti hari-hari biasa, menyelesaikan tugas-tugas yang sempat pending," ujar Andung saat ditemui detikcom di ruang kerjanya, Kantor Departemen Perindustrian, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (6/12/2005).Andung tampak santai menikmati hari-hari terakhir sebagai menteri. Ia datang ke kantor pukul 10.00 WIB. Turun dari mobil langsung disambut dengan sorotan kamera para wartawan televisi. Namun, para kamerawan televisi ini tidak ada satu pun yang mewancarainya, hanya mengambil gambar. Andung pun melenggang dengan senyum memasuki ruangannya.Masuk ruangan, mantan staf ahli Menneg BUMN ini terlihat sibuk memeriksa dan menandatangani sejumlah file. Ketika ditanya apa yang akan dilakukan setelah tidak menjadi menteri, Andung menjawab dengan enteng."Sampai saat ini Pak Presiden belum memberi tahu tugas baru saya. Tapi beliau sudah mengatakan akan memanggil saya dalam waktu dekat untuk membahas itu. Beliau katakan, saya akan diberi tugas lain sesuai dengan pengalaman dan akademis saya. Selama ini saya bergelut dengan dunia usaha," tutur Andung.SBY memang memberi tugas kepada para menteri yang ia copot. Alwi Shihab misalnya, setelah lengser dari Menko Kesra ditugaskan Presiden SBY untuk menjadi utusan khusus untuk negara-negara Timur Tengah. Sedangkan Menkeu Jusuf Anwar menjadi duta besar negara tertentu.Bagi Andung, pindah-pindah tugas merupakan hal biasa. Dirinya mengaku memulai jabatan ini melalui jalur karir, bukan parpol. "Saya tahun 1991 di Depkeu, menjadi Dirjen Pengembangan BUMN, Depkeu. Tahun 1996 menjadi Wakil Kepala BKPM, dan zaman Gus Dur menjadi staf ahli Menneg BUMN," ujar dia.Andung berharap penggantinya, Fahmi Idris dapat melanjutkan apa yang sudah ia rintis. "Saya yakin tahun depan industri akan lebih baik dari tahun ini, karena iklim investasi akan lebih baik. Kami berharap Pak Fahmi dapat memenuhi target," ujar Andung.Rencananya, Menteri Perindustrian Fahmi Idris pada Rabu besok 7 Desember akan dilantik Presiden SBY di Istana Negara. Sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB, Andung akan melakukan serah terima jabatan ke Fahmi di Ruang Garuda, Departemen Perindustrian.
(jon/)











































