Akademisi Dukung Program Kementan Tingkatkan Sektor Pertanian

Inkana Putri - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 16:37 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Kabinet Kerja II
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Akademisi Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana Bali, Prof Dr. I Made Supartha Utama mendukung kebijakan serta program Kementrian Pertanian (Kementan) untuk 5 tahun ke depan. Ia menyampaikan pencanangan tersebut meliputi Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks) dan penguatan data berbasis Agriculture War Room (AWR).

Utama menjelaskan, kedua program yang digagas oleh Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, diharapkan bisa menggerakkan para entrepreneur muda untuk berpartisipasi langsung dan melipatgandakan lalu lintas ekspor dengan sistem kerja yang inovatif.

"Saya sangat optimis bahwa ekspor kita bisa meningkat tajam. Namun saya kira program ini juga harus menjadi perhatian bersama untuk mempercepat mewujudkannya. Terutama Geratieks dan AWR harus berjalan secara beriringan," ujar Utama secara tertulis, Selasa (10/3/2020).

Untuk selanjutnya, Utama menyampaikan pemerintah wajib memperhatikan segala aspek yang berhubungan dengan pembangunan sistem. Hal ini penting dilakukan guna mengkreasikan produk pertanian. Selain itu, beliau juga mengharapkan pemerintah untuk mempelajari dinamika konsumen masyarakat. Menurutnya, jika sistem sudah terbangun dengan benar, maka kebutuhan ekspor akan mudah terpenuhi.

Di lain sisi, program Geratieks juga harus diterapkan beriringan dengan tumbuh kembangnya petani muda. Hal ini bisa dilaksanakan melalui program Petani Masuk Sekolah (PMS) sebagai solusi mengatasi rendahnya minat bertani pada anak muda.

Ia juga memaparkan tentang komunitas Petani Muda Keren di Bali, di mana para petani saling berbagi ilmu kepada petani baru dan anak muda yang tertarik dengan dunia bertani. Menurutnya, hal ini bisa menjadi cara membangun minat anak muda lainnya.

"Di Bali, kami memiliki komunitas namanya Petani Muda Keren. Disini para petani saling memberikan ilmu dengan petani baru dan mengajar anak-anak muda lainya yang tertarik dengan pertanian. Ini sangat luar biasa kerena mereka mampu membangun minat anak muda lainnya," tutupnya.

Simak Video "Harga Jahe Merah Naik, Mentan: Nggak Masalah, Bagus"

[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)