Ngaku WNA Tawarkan Bisnis HP Rp 1 M, Sindikat Pembobol ATM Ditangkap

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 14:23 WIB
Polisi tangkap sindikat pembobol ATM
Polisi menangkap sindikat pembobol ATM. (Matius/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya membongkar sindikat pembobolan rekening lewat kartu ATM di Jakarta. Dalam aksinya, para pelaku menyamar sebagai warga negara asing (WNA) yang berpura-pura menawarkan bisnis ponsel kepada korban.

"Modusnya dengan menawarkan berbisnis HP, otaknya M, ngaku orang Brunei Darussalam, tapi ternyata bukan orang Brunei," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2020).

Total ada empat pelaku yang ditangkap oleh tim Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya, yakni ARS (26), DN (56), MR (33), dan H (19). Satu tersangka berinisial M masuk daftar pencarian orang (DPO).

Yusri menjelaskan kejadian berawal pada akhir Januari 2020 di sebuah hotel mewah di Jakarta. Dia menyebut saat itu M, tersangka yang masih masuk DPO, bertemu dengan korban inisial AR untuk mengajak bisnis ponsel.

Yusri mengatakan tiba-tiba tersangka DN--yang seolah tidak kenal M--ikut dalam pembicaraan bisnis tersebut untuk meyakinkan korban. Singkat cerita, korban akhirnya setuju setelah dijanjikan keuntungan 15 persen setiap penjualan ponsel.

Korban lalu diminta M mengecek uang yang ada di rekening sebelum memulai bisnis. Saat itulah, M mengintip PIN ATM korban.

Ngaku WNA Tawarkan Bisnis HP Rp 1 M, Sindikat Pembobol ATM DitangkapPolisi menangkap sindikat pembobol ATM (Matius/detikcom)

Simak Juga Video "Polisi Bongkar Mafia Pembobol Perbankan, Total Kerugian Rp 22 Miliar"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2