Mendagri Minta TNI-Polri Perkuat Pengamanan di Timika Papua

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 10 Mar 2020 11:18 WIB
Mendagri Tito Karnavian
Foto: Mendagri Tito Karnavian. (Raja Adil Siregar-detikcom)
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta TNI dan Polri menambah jumlah personel satuan tugas (satgas) di Papua. Tito menegaskan negara tak boleh kalah oleh kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB).

"Saya tentu meminta kepada Pak Kapolri dan Pak Panglima TNI bila perlu satgas yang ada tambah, perkuat lagi. Negara tidak boleh kalah oleh kelompok-kelompok yang melakukan pelanggaran hukum apalagi dengan senjata," tegas Tito di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020).

Tito kemudian menceritakan pengalamannya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua kala dirinya menjabat sebagai Kapolda di Bumi Cenderawasih. Salah satu strategi adalah dengan pendekatan lunak (soft approach).

Meski demikian Tito menyampaikan pendekatan keras (hard approach) wajib lakukan saat soft approach tak mempan, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa.

"Pengalaman saya selaku Kapolda Papua dua tahun, banyak beberapa kali saya bisa melakukan komunikasi-komunikasi dengan mereka, sehingga mereka tidak melakukan aksi kekerasan. Ini tetap dilaksanakan, soft approach dilaksanakan. Tapi seandainya soft approach tidak bisa dilaksanakan dan mereka melakukan pelanggaran hukum, apalagi ada yang meninggal segala macam, kita harus bertindak tegas. Tegas, kita harus tegakkan hukum siapapun dia, tegas," ungkap Tito.

Simak Dulu "Mahfud Akan Panggil TNI-Polri Bahas Teror KKSB di Papua!"

[Gambas:Video 20detik]