Bbrrrr....Haji Tahun Ini Pas Puncak Musim Dingin

Bbrrrr....Haji Tahun Ini Pas Puncak Musim Dingin

- detikNews
Selasa, 06 Des 2005 14:45 WIB
Jakarta - Anda sudah terdaftar sebagai jamaah haji tahun ini? Berbekallah baju hangat yang banyak. Soalnya, masa haji tahun ini bertepatan dengan puncak musim dingin di Tanah Suci."Desember dan Januari, bagi wilayah Arab, merupakan puncak musim dingin. Suhu udara di Madinah diperkirakan mencapai 2 derajat Celsius, di Jeddah, Makah, dan Masya'ril Muqadasah (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) suhu udara mencapai 5 derajat Celsius," demikian siaran pers Departemen Agama yang diterima detikcom, Selasa (6/12/2005). Pengalaman penyelenggaraan haji selama ini menunjukkan, persentase jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia pada puncak musim dingin lebih tinggi ketimbang penyelenggaraan haji pada puncak musim panas. Setidaknya, berbagai penyakit yang sebelumnya tidak terasa menjadi kumat saat musim dingin, seperti asma, rematik, sakit gigi, dan lain-lain.Jamaah haji yang tidak tahan terhadap suhu dingin bisa sangat sensitif, hidung mimisan, keluar darah dari pori-pori kulit, kaki dan bibir pecah-pecah. Jika jamaah haji tidak siap mental sejak Tanah Air dalam menghadapi musim dingin ini, dikhawatirkan, suhu udara yang menusuk tulang tersebut menjadi musibah baru bagi jamaah haji.Nah, untuk membahas soal dinginnya hawa di Tanah Suci, telah terbit majalah khusus perhajian yang bernama Mabrur. Majalah bulanan ini menepatkan Abdullah Mustappa sebagai pimred."Jamaah haji Indonesia harus mendapatkan penyuluhan dan informasi yang benar tentang musim dingin di Arab Saudi tersebut. Dalam setiap latihan manasik, seharusnya jamaah mendapatkan pelatihan menghadapi musim dingin, selain mendapatkan pelatihan menyangkut ritual haji," kata Abdullah.Tertarik beli? (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads