KKSB Berulah di Tembagapura, Polri: Satgas Nemangkawi Pastikan Warga Aman

Kadel Melda Luxiana - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 11:42 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Pekanbaru -

Juru bicara Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sebby Sambom, mengatakan akan mengerahkan 33 anggota mereka untuk menyerang TNI-Polri di Tembagapura. Polri menyatakan Satgas Nemangkawi akan terus beroperasi untuk memastikan keamanan masyarakat.

"Kita ada namanya Operasi Nemangkawi yang sudah berlangsung saat ini yang antara kepolisian dengan TNI operasi berkaitan dengan penanganan hukum di Papua sana. Semuanya tetap kita lakukan operasi ini yang sudah berjalan selama ini," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono saat ditemui di Pekanbaru, Senin (9/3/2020).

"Intinya memberikan rasa aman kepada masyarakat di sana sehingga dengan adanya rasa aman di sana kita bisa memberikan kualitas hidup masyarakat di sana sehingga bisa berkembang," tambahnya.

Kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) beberapa waktu terakhir menyerang anggota TNI-Polri. Karena serangan tersebut, masyarakat di sejumlah daerah di Mimika dievakuasi karena takut menjadi korban KKSB.

Brigjen Argo mengatakan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Dandim Mimika, Wakil Bupati Mimika sempat mendatangi masyarakat yang mengungsi di gereja. Mereka memotivasi masyarakat untuk tetap tenang dan percaya terhadap kepolisian.

Dia mengatakan sudah ada sekitar 800 warga yang dievakuasi ke Polsek Tembagapura. Argo mengatakan situasi di Tembagapura masih kondusif. Dia mengatakan aparat TNI-Polri akan terus menjaga dan mengantisipasi keperluan warga.

"Di sana juga kita ada namanya kegiatan Humas Noken ya itu bagian dari pada Operasi Nemangkawi. Humas Noken ini jadi dari beberapa kepolisian memberikan pengetahuan kepada masyarakat di Papua bagaimana bercocok tanam, bagaimana beternak, dan juga bagaimana kegiatan gereja juga dilakukan di sana dalam rangka pendekatan," ujar Argo.

"Ada juga memberikan pengajaran yaitu pendidikan ke sekolah-sekolah yang anak-anak di sana yang belum dapet pembelajaran maupun sekolah. Jadi kita turun ke sana untuk mengajari bagaimana membaca, bagaimana menulis, bagaimana memberi rasa nasionalisme yang tinggi. Kita semuanya diberikan kepada anak-anak di sana sehingga mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi kepada negara kita," imbuhnya.

Simak Juga Video "3 TNI Gugur dalam Baku Tembak dengan KKSB"

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/idh)