Pertamina Gaet NU Cegah Risiko Penyakit Tak Menular bagi Warga Tuban

Akfa Nasrulhak - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 11:38 WIB
Pertamina
Foto: Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) menggandeng Muslimat NU dalam pemeriksaan kesehatan sekaligus deklarasi faktor risiko penyakit tidak menular bagi masyarakat Kabupaten Tuban Jawa Timur. Dalam rangka menyukseskan langkah tersebut, Pertamina juga menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada 20 kecamatan di Kabupaten Tuban.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) V Jatim Balinus kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Ketua Muslimat NU Tuban pada acara Harlah Muslimat NU ke 74 yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Tuban H.Fathul Huda di Tuban Sabtu (8/3/2020).

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sedang mendapatkan tugas dari Pemerintah untuk membangun kilang baru di wilayah Tuban, Pertamina senantiasa mewujudkan kepeduliannya kepada kondisi kesehatan warga. Termasuk membantu fasilitas kesehatan di Pusat Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM).

"Pertamina menyadari bahwa masyarakat perlu diedukasi untuk hidup sehat dan terhindar dari gangguan kesehatan yang beresiko tinggi dan untuk itu perlu melakukan pemeriksaan pada layanan kesehatan yang dikelola secara swadaya oleh kelompok masyarakat. Untuk itu, kami membantu melengkapi peralatan medis Posbindu PTM di seluruh kecamatan di Tuban," ujarnya Fajriyah dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2020).

Fajriyah menuturkan melalui kerja sama dengan Muslimat NU Tuban, Pertamina membantu pemerintah dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat agar terhindar dari faktor risiko penyakit tidak menular. Misalnya dari penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes, penyakit paru obstruktif akut dan kanker, serta gangguan kesehatan lainnya.

"Kami berharap dengan Posbindu yang dikelola masyarakat, warga Tuban lebih sehat dan dapat menyambut kehadiran kilang baru Tuban yang akan mendorong perekonomian wilayah," pungkasnya.

(akn/ega)